Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




7 Fakta Vaksin Kanker Serviks yang Akan Diwajibkan

Rabu, 20 April 2022, 22:50 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/Suara.com/7 Fakta Vaksin Kanker Serviks yang Akan Diwajibkan

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Pemerintah Indonesia melalui Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa masyarakat Indonesia wajib mendapatkan vaksin kanker serviks. Kabar tersebut pun disampaikan langsung oleh Budi Sadikin. 

Fungsi vaksin human papillomavirus dilakukan untuk mencegah wanita Indonesia terkena kanker serviks yang menjadi salah satu penyakit paling mematikan di Indonesia. Berikut fakta-fakta vaksin kanker serviks akan diwajibkan pemerintah:

1. Program Vaksinasi Kanker Serviks telah dimulai sejak 2021

Vaksinasi ini telah diselenggarakan sejak 2021 di beberapa daerah. Namun akan dinyatakan wajib secara menyeluruh pada 2023.

2.  Vaksin HPV (Human Papillomavirus) Gratis

Vaksin ini tidak dipungut biaya bagi wanita Indonesia. Kebijakan ini mempermudah tercapainya kesehatan secara menyeluruh dan pencegahan yang bijaksana dari adanya HPV. 

3. Target Vaksinasi adalah Anak Perempuan Usia 10-13 tahun

Pemerintah menargetkan perempuan anak sekolah dasar yang menjadi sasaran wajib vaksinasi. Sementara kelompok perempuan remaja dan dewasa bisa melakukan vaksinasi secara mandiri dan berbayar di fasilitas kesehatan.

4.  Vaksin HPV/kanker serviks penting dilakukan sebelum menikah pada perempuan

Vaksin HPV menjadi bentuk pencegahan.

Oleh karena itu, sebaiknya dilakukan sebelum menikah agar tidak menularkan ke pasangan.

5. Efek samping Vaksin HPV

Vaksin HPV memiliki efek samping reaksi alergi yang jarang. Pada 20 menit pertama, otot lengan akan terasa ngilu dan perlahan membaik.

6.Kalau sudah pernah kanker serviks, tidak perlu vaksin HPV

Berbeda dengan Covid-19, yang sudah pernah sakit covid bisa divaksin. Namun, jika sudah pernah kanker serviks, vaksin tidak ada gunanya.

7. Vaksinasi untuk anak dan dewasa berbeda

Vaksinasi HPV yang diberikan untuk anak bisa sebanyak 2x suntikan. Sementara untuk remaja dan dewasa, vaksin diberikan sebanyak 3x suntikan.

Demikian fakta-fakta terkait vaksinasi HPV yang akan diwajibkan pada tahun 2023. Sasaran vaksinasi ini adalah anak usia sekolah dasar. Untuk pencegahan, laki-laki juga disarankan melakukan vaksinas HPV.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami