Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 14 Juli 2026
Polisi Usir Warga Yang Belum Vaksin Booster Saat Antre Bansos
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah video yang memperlihatkan seorang oknum anggota polisi yang marah-marah saat pembagian bantuan sosial telah menjadi viral di media sosial. Video seorang polisi yang marah-marah itu telah viral, salah satunya dibagikan melalui akun Twitter @/GratisTerbaik.
Dalam video, salah satu anggota polisi ini marah-marah dan meminta para warga yang belum vaksin booster untuk meninggalkan tempat lantaran tidak akan dilayani.
"Yang tidak vaksin ketiga, tidak dilayani," teriak polisi tersebut pada para warga yang saat itu mengantre.
Polisi ini juga turut menyebut bahwa syarat vaksin ketiga untuk mengambil bantuan itu merupakan perintah dari Presiden.
"Perintah siapa? Perintah presiden. Semua vaksin dulu," ucap polisi.
Saat itu, para warga yang didominasi ibu-ibu sudah berkerumun di lokasi pengambilan bantuan. Mereka datang berbondong-bondong untuk mengambil bantuan pangan non tunai.
Diketahui, video tersebut memperlihatkan situasi saat pengambilan bantuan di Balai Desa Kaligangsa Wetan, Brebes, Jawa Tengah pada Senin (18/4/2022).
Lebih lanjut, polisi meminta para warga yang sudah mengantre ini untuk mencari vaksin booster ketiga terlebih dahulu.
"Jenengan (anda) silakan cari vaksin dulu. Cari vaksin sampai ketiga," ucapnya dengan nada tinggi.
Polisi lalu menyuruh para warga untuk keluar dari balai desa dengan tertib.
"Keluar cepat keluar. Ayo biar tertib, keluar," ucapnya sambil berteriak.
Melihat peristiwa itu, warganet lantas menuliskan beragam komentar.
"Lu itu pelayanan rakyat, bukan bentak-bentak. Tapi yaa malas juga ngelayanin yang kurang terdidik begini. Dulu masuk ASN-nya bagaimana siih?" komentar warganet.
"Kasar banget sih bentak gitu ngomongnya. Ga bisa lebih alus dikit?" ujar warganet.
"Rakyat kok diintimidasi oleh vaksin kalo memang banyak manfaat ya diedukasi rakyatnya bukan dimarahi, dipaksa, diancam, coba depkes lebih aktif mengedukasi dibanding polri, tni, bin yang aktif menyelenggarakan vaksin," imbuh yang lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3681 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1355 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1234 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1123 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1078 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun