Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 23 Mei 2026
Polisi Usir Warga Yang Belum Vaksin Booster Saat Antre Bansos
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah video yang memperlihatkan seorang oknum anggota polisi yang marah-marah saat pembagian bantuan sosial telah menjadi viral di media sosial. Video seorang polisi yang marah-marah itu telah viral, salah satunya dibagikan melalui akun Twitter @/GratisTerbaik.
Dalam video, salah satu anggota polisi ini marah-marah dan meminta para warga yang belum vaksin booster untuk meninggalkan tempat lantaran tidak akan dilayani.
"Yang tidak vaksin ketiga, tidak dilayani," teriak polisi tersebut pada para warga yang saat itu mengantre.
Polisi ini juga turut menyebut bahwa syarat vaksin ketiga untuk mengambil bantuan itu merupakan perintah dari Presiden.
"Perintah siapa? Perintah presiden. Semua vaksin dulu," ucap polisi.
Saat itu, para warga yang didominasi ibu-ibu sudah berkerumun di lokasi pengambilan bantuan. Mereka datang berbondong-bondong untuk mengambil bantuan pangan non tunai.
Diketahui, video tersebut memperlihatkan situasi saat pengambilan bantuan di Balai Desa Kaligangsa Wetan, Brebes, Jawa Tengah pada Senin (18/4/2022).
Lebih lanjut, polisi meminta para warga yang sudah mengantre ini untuk mencari vaksin booster ketiga terlebih dahulu.
"Jenengan (anda) silakan cari vaksin dulu. Cari vaksin sampai ketiga," ucapnya dengan nada tinggi.
Polisi lalu menyuruh para warga untuk keluar dari balai desa dengan tertib.
"Keluar cepat keluar. Ayo biar tertib, keluar," ucapnya sambil berteriak.
Melihat peristiwa itu, warganet lantas menuliskan beragam komentar.
"Lu itu pelayanan rakyat, bukan bentak-bentak. Tapi yaa malas juga ngelayanin yang kurang terdidik begini. Dulu masuk ASN-nya bagaimana siih?" komentar warganet.
"Kasar banget sih bentak gitu ngomongnya. Ga bisa lebih alus dikit?" ujar warganet.
"Rakyat kok diintimidasi oleh vaksin kalo memang banyak manfaat ya diedukasi rakyatnya bukan dimarahi, dipaksa, diancam, coba depkes lebih aktif mengedukasi dibanding polri, tni, bin yang aktif menyelenggarakan vaksin," imbuh yang lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1997 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1828 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1356 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1237 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah