Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 29 Agustus 2026
Perempuan Pengemudi Bus Kenakan Kebaya Peringati Hari Kartini
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Selamat Hari Kartini para perempuan Indonesia. Di dunia otomotif, peringatan hari lahir pahlawan kesetaraan gender perempuan dan lelaki, Raden Ajeng Kartini (21/4/2022) diperingati dengan membanggakan. Seperti yang dilakukan para perempuan pengemudi transportasi massal "Suroboyo Bus".
Dikutip dari kantor berita Antara, para perempuan pengemudi "Suroboyo Bus" yang beroperasi di Kota Surabaya, Jawa Timur mengenakan busana kebaya untuk memperingati Hari Kartini.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Tundjung Iswandaru di Surabaya, Kamis (21/4/2022) menyatakan dalam peringatan Hari Kartini kali ini, para pegawai Dishub hingga pengemudi dan petugas di Suroboyo Bus mengenakan pakaian kebaya dan batik.
"Ini untuk mengapresiasi para Kartini muda di Kota Pahlawan," ujarnya.
Naik Suroboyo Bus, calon penumpang tak perlu mengeluarkan uang, cukup bayar dengan sampah lima botol plastik ukuran tanggung, tiga botol plastik besar, 10 gelas air mineral, kantong plastik, dan kemasan plastik.
Tundjung Iswandaru mengatakan kegiatan peringatan Hari Kartini ini rutin diadakan sebab sosok Raden Ajeng Kartini selalu menginspirasi para perempuan hebat di Kota Surabaya.
Selain untuk menanamkan semangat perjuangan dan kesetaraan gender RA Kartini, Dishub juga memiliki pengemudi perempuan yang mengoperasikan Suroboyo Bus.
"Perempuan juga terlibat dalam profesi penting yang tidak terpikirkan sebelumnya, yakni satu-satunya pengemudi perempuan Suroboyo Bus," kata Tundjung Iswandaru.
Eka Hardianti Suteja adalah pengemudi "Suroboyo Bus" yang dimaksud. Ia menyatakan bergabung dengan Dishub Surabaya saat dia mendapat tawaran bekerja pada 2020.
"Saat itu yang menjadi fokus saya adalah anak, apapun pekerjaan saat itu akan saya lakukan," ujar Eka, sapaan akrabnya.
Menurutnya, berprofesi sebagai pengemudi bus adalah kali pertama yang dijalaninya. Selain menjadi tantangan tersendiri, dia juga bertanggung jawab atas keselamatan para penumpang bus.
"Saya harus berhati-hati dan tetap fokus saat berkendara karena tantangan di jalan raya cukup banyak, mulai dari kemacetan dan ukuran kendaraan yang berbeda," ungkap Eka.
"Awalnya saya belum pernah mengemudi bus. Alhamdulillah, ketika saya bergabung langsung mendapat pelatihan dari pengemudi senior selama dua minggu," kenangnya.
Kekinian, perempuan ini terus menekuni bidang mengemudikan bus. Sang suami dan keluarga sangat terkejut saat ia memutuskan untuk menjalani profesi ini.
Sebab, sangat jarang ditemui perempuan berprofesi sebagai pengemudi bus di Kota Surabaya.
Namun Eka Hardianti Suteja membuktikan ia dapat berkarya dengan baik.
Selamat Hari Kartini, Ning Eka! Maju terus pantang mundur. ("ning" adalah sapaan akrab warga Surabaya bagi kaum perempuan usia sebaya atau lebih muda).
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4733 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2537 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2176 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1793 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1219 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun