Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 29 Agustus 2026
Duit Baru Rp3,7 Miliar Ditemukan Dekat Exit Tol Mojokerto
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Polisi menyita uang baru sekitar Rp3,73 miliar dari kelompok JRS (29) dan kawan-kawan diambil dari Batang, Jawa Tengah (Jateng). Polisi menduga uang tunai tersebut akan dijual ke lapak-lapak jasa penukaran uang baru yang marak menjelang Idul Fitri.
Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Riski Santoso mengatakan, uang tunai itu awalnya sekitar Rp5 miliar. Menurutnya, pegawai ekspedisi pihak ketiga mengirim uang baru itu dari salah satu bank di Jabar ke Kabupaten Batang.
Sampai di Batang, jasa ekspedisi lantas menyerahkan uang tersebut kepada JRS dan kawan-kawan. Menurut Riski, JRS berasal dari Sidoarjo.
"Di sana (Batang) terjadi pertukaran uang sekitar Rp5 miliar. Kemudian uang dibawa ke Jatim," kata Riski kepada wartawan di Mapolres Mojokerto Kota, Jalan Bhayangkara.
Riski menjelaskan, JRS dan 4 temannya mengangkut uang itu menggunakan mobil Daihatsu Gran Max. Mereka lebih dulu menjual sekitar Rp1,27 miliar uang baru yang masih bersegel Bank Indonesia (BI) itu di Jombang dan Nganjuk. Sekitar Rp3,73 miliar sisanya dibawa ke Mojokerto.
Sampai di Jalan Raya Desa Pagerluyung, Gedeg, Mojokerto, tepatnya di dekat Exit Tol Mobar, Kamis (7/4) dini hari, JRS dan kawan-kawan kembali menemui pembeli. Si pembeli datang ke lokasi mengendarai Mitsubishi Pajero Sport.
"Yang mengendarai Pajero akan menukar Rp400 juta," jelasnya.(sumber: detik.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4733 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2537 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2176 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1793 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1219 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun