Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 23 Mei 2026
Tips Menjaga Jejak Digital di Internet, Aman dan Bersih
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Jejak digital merupakan data yang ditinggalkan pengguna setelah menjelajah internet.
Tak seperti definisi jejak kaki yang mudah hilang, jejak digital tidak bisa hilang seketika.
Jejak digital bisa berbahaya jika pengguna memiliki rekam jejak yang tak biasa ketika menggunakan internet, seperti memasukkan informasi yang sangat personal atau data lain yang kurang pantas.
Jejak digital yang tidak pantas tersebut dapat mempengaruhi keamanan dan reputasi pengguna.
Umumnya, perekrut kerja atau HRD di suatu institusi akan mencari jejak digital pengguna dan menelusurinya sebagai identifikasi awal proses rekrutmen.
Menurut akun Instagram resmi Kemenkominfo, pengguna dapat menjaga jejak digital agar tetap aman dan bersih dengan tips berikut ini:
1. Jangan bagikan data pribadi seperti alamat, nama keluarga, rekening ATM, dan nomor telepon.
2. Jangan oversharing atau membagikan informasi pribadi di media sosial secara berlebihan. Pengguna disarankan untuk berpikir ulang sebelum memposting apa pun.
3. Cek nama pengguna di Google secara berkala dan segera hapus informasi sensitif.
4. Gunakan kata sandi yang unik dan berbeda untuk setiap akun media sosial.
Selain tips di atas, pengguna disarankan untuk menggunakan bahasa yang baik saat memposting sesuatu di media sosial sehingga tidak meninggalkan jejak digital yang kurang pantas.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1996 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1825 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1354 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1234 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah