Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 23 Mei 2026
Gunung Anak Krakatau Meletus, Pemudik Harap Perhatikan Ini
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menghimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik menyusul atas meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau yang saat ini berada pada level III. Terutama bagi pihak yang melakukan perjalanan mudik pada masa Lebaran 2022.
Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Hendra Gunawan menghimbau masyarakat agar tetap tenang dalam menyikapi terjadinya erupsi di Gunung Anak Krakatau. Pasalnya, selama para pemudik tidak berada dalam radius 5 km dari kawah aktif, maka dipastikan posisinya aman.
"Masyarakat tetap tenang karena ini masih jauh dari radius, tidak masuk radius 5 Km. Namun masyarakat tetap harus update dari sumber informasi yang resmi agar tidak termakan hoax," kata dia dalam konferensi pers secara virtual, Senin (25/4/2022).
Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan lintas Kementerian, kemudian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lalu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Asal tahu saja, Anak Krakatau di Selat Sunda saat ini statusnya sudah naik dari level II (waspada) menjadi level III (siaga). Hal tersebut terjadi lantaran pada April ini Anak Gunung Krakatau terus mengalami erupsi.
Bahkan dalam tiga hari terakhir tinggi kolom abu akibat erupsi teramati kurang lebih 3000 meter. Selain erupsi, tingkat emisi gas rumah kaca di Anak Gunung Krakatau juga mengalami peningkatan.
Di mana pada 15 April emisi GRK yang dikeluarkan oleh gunung berapi ini adalah sebesar 68 ton/CO2 per hari, sementara pada 17 April 181 ton CO2/per hari, dan terakhir pada 23 April melonjak drastis menjadi 9000 ton/CO2 per hari.
"Sehingga pada 24 April, pukul 18.00, Badan Geologi ditandatangani oleh Kepala Badan menaikkan status Gunung Anak Krakatau dari level 2 ke level 3 siaga. Di mana rekomendasi yang disampaikan masyarakat tidak boleh mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 5 km," tandas Hendra.(sumber: cnbcindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1977 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1802 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1334 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1211 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah