Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 13 Oktober 2026
Gunung Anak Krakatau Meletus, Pemudik Harap Perhatikan Ini
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menghimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik menyusul atas meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau yang saat ini berada pada level III. Terutama bagi pihak yang melakukan perjalanan mudik pada masa Lebaran 2022.
Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Hendra Gunawan menghimbau masyarakat agar tetap tenang dalam menyikapi terjadinya erupsi di Gunung Anak Krakatau. Pasalnya, selama para pemudik tidak berada dalam radius 5 km dari kawah aktif, maka dipastikan posisinya aman.
"Masyarakat tetap tenang karena ini masih jauh dari radius, tidak masuk radius 5 Km. Namun masyarakat tetap harus update dari sumber informasi yang resmi agar tidak termakan hoax," kata dia dalam konferensi pers secara virtual, Senin (25/4/2022).
Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan lintas Kementerian, kemudian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lalu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Asal tahu saja, Anak Krakatau di Selat Sunda saat ini statusnya sudah naik dari level II (waspada) menjadi level III (siaga). Hal tersebut terjadi lantaran pada April ini Anak Gunung Krakatau terus mengalami erupsi.
Bahkan dalam tiga hari terakhir tinggi kolom abu akibat erupsi teramati kurang lebih 3000 meter. Selain erupsi, tingkat emisi gas rumah kaca di Anak Gunung Krakatau juga mengalami peningkatan.
Di mana pada 15 April emisi GRK yang dikeluarkan oleh gunung berapi ini adalah sebesar 68 ton/CO2 per hari, sementara pada 17 April 181 ton CO2/per hari, dan terakhir pada 23 April melonjak drastis menjadi 9000 ton/CO2 per hari.
"Sehingga pada 24 April, pukul 18.00, Badan Geologi ditandatangani oleh Kepala Badan menaikkan status Gunung Anak Krakatau dari level 2 ke level 3 siaga. Di mana rekomendasi yang disampaikan masyarakat tidak boleh mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 5 km," tandas Hendra.(sumber: cnbcindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4287 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1993 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1834 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1527 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1310 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan