Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
Viral Bocah Perempuan Nyuci Kasur Kapuk dengan Disiram Air
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kasur merupakan perabotan rumah tangga yang sebisa mungkin harus terhindar dari air. Apalagi kasur yang berbahan dasar kapuk, juga sangat tidak direkomendasikan untuk dicuci.
Sebab, cara mengeringkannya susah dan berpotensi merusak kasur tersebut. Akan tetapi, sebuah kejadian konyol dilakukan oleh seorang anak perempuan ini.
Ia tampak mencuci kasur kapuk dengan cara menyiramnya dengan air seember. Aksi teraebut terekam dalam video amatir yang kemudian dibagikan oleh akun Twitter @jowoshitpost.
Dalam video berdurasi 12 detik itu teelihat seorang anak perempuan mengenakan kemeja panjang dan jilbab coklat tengah mencuci kasur kapuk di halaman rumah. Kasur kapuk berwarna pink putih tersebut diletakkan di atas terpal berwarna biru.
Si anak perempuan tersebut pun terlihat membawa sebuah ember berisi air. Tak disangka, ia kemudian menyiramkan air ke seluruh bagian kasur kapuk tersebut.
Dia kemudian menginjak kasur tersebut sambil menyapu airnya agar keluar dari kasur.
Unggahan tersebut pun sukses menyita perhatian warganet. Tak sedikit yang merasa heran dengan aksi anak teraebut.
"Aku nyuci kasur gini besoknya diusir deh," ujar @imam***.
"Wkwk kapan keringnya neng," kata @rio***.
"Sampai lebaran tahun depan nggak kering itu mba," imbuh @nisy***.
"Kalau caranya gini harusnya jemur kasurnya di gurun sahara," kata @fleur***.
"Kan bisa dilap kain basah mba, gak disiram begitu," ujar @ghatt***.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1921 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1744 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1296 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1164 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah