Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penyebab Kematian Tiga Anak Hepatitis misterius Di Jakarta

Rabu, 4 Mei 2022, 22:50 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/Suara.com/Penyebab Kematian Tiga Anak Hepatitis misterius Di Jakarta

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Belakangan dunia dihebohkan dengan temuan kasus hepatitis misterius. Di Indonesia sendiri tiga anak diduga meninggal akibat hepatitis misterius tersebut.

Lantas, mengapa penyakit tersebut disebut hepatitis misterius? Dalam Twitter pribadinya, Ketua Satgas Covid-19 IDI, Profesor Zubairi Djoerban mengatakan penyakit tersebut disebut hepatitis misterius karena penyebabnya bukan virus hepatitis A, B, C, D, dan E yang dikenal

Mengancam nyawa. Beberapa cangkok hati. Diduga Adenovirus 41 yang sebelumnya tak pernah merusak liver—kecuali imunitas buruk," kata Zubairi dalam Twitternya.

Ia juga mengatakan bahwa penyakit tersebut menyerang anak-anak yang notabene imunitasnya bagus.

Infeksi hepatitis akut itu juga telah mewabah di Indonesia. Kementerian Kesehatan bahkan melaporkan adanya kematian tiga anak di Jakarta akibat penyakit tersebut pada akhir April lalu.

"Ketiga pasien ini merupakan rujukan dari rumah sakit yang berada di Jakarta Timur dan Jakarta Barat," kata juru bicara Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmidzi seperti diberitakan Antara, Selasa (3/5/2022).

Gejala yang ditemukan pada pasien-pasien tersebut berupa mual, muntah, diare berat, demam, tubuh kuning, kejang, dan penurunan kesadaran.

Kemenkes melalui Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit mengeluarkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/2515/2022 Tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology) tertanggal 27 April 2022.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami