Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 12 Juli 2026
Penyebab Kematian Tiga Anak Hepatitis misterius Di Jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Belakangan dunia dihebohkan dengan temuan kasus hepatitis misterius. Di Indonesia sendiri tiga anak diduga meninggal akibat hepatitis misterius tersebut.
Lantas, mengapa penyakit tersebut disebut hepatitis misterius? Dalam Twitter pribadinya, Ketua Satgas Covid-19 IDI, Profesor Zubairi Djoerban mengatakan penyakit tersebut disebut hepatitis misterius karena penyebabnya bukan virus hepatitis A, B, C, D, dan E yang dikenal
Mengancam nyawa. Beberapa cangkok hati. Diduga Adenovirus 41 yang sebelumnya tak pernah merusak liver—kecuali imunitas buruk," kata Zubairi dalam Twitternya.
Ia juga mengatakan bahwa penyakit tersebut menyerang anak-anak yang notabene imunitasnya bagus.
Infeksi hepatitis akut itu juga telah mewabah di Indonesia. Kementerian Kesehatan bahkan melaporkan adanya kematian tiga anak di Jakarta akibat penyakit tersebut pada akhir April lalu.
"Ketiga pasien ini merupakan rujukan dari rumah sakit yang berada di Jakarta Timur dan Jakarta Barat," kata juru bicara Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmidzi seperti diberitakan Antara, Selasa (3/5/2022).
Gejala yang ditemukan pada pasien-pasien tersebut berupa mual, muntah, diare berat, demam, tubuh kuning, kejang, dan penurunan kesadaran.
Kemenkes melalui Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit mengeluarkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/2515/2022 Tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology) tertanggal 27 April 2022.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3654 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1323 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1221 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1066 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun