Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 20 Mei 2026
China Larang Anak Tonton Live Streaming di Atas Jam 10 Malam
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pemerintah China kembali memperketat aturan soal aktivitas internet untuk pengguna anak-anak di bawah umur. Kali ini regulasi berkaitan dengan live streaming atau siaran langsung via aplikasi.
Administrasi Radio dan Televisi China mengusulkan bahwa platform perlu meningkatkan kontrol. Salah satunya, menghentikan pengguna di bawah umur dari memberikan tip pada livestreamer atau menjadi livestreamer tanpa izin orang tua.
Secara khusus ada dua peraturan terkait live streaming yang dibatasi ke anak-anak di bawah umur. Pertama, mereka yang berusia di bawah 18 tahun tidak diperbolehkan memberi tip pada livestreamer.
Pemberian tip adalah hal lazim dalam live streaming, di mana mereka memberikan kreator sejumlah uang sebagai ucapan terima kasih atas kontribusinya, dikutip dari Kotaku, Senin (9/5/2022).
Aturan kedua adalah anak-anak tidak dilarang menonton konten live streaming di atas jam 10 malam. Platform juga mesti bertanggung jawab untuk menerapkan aturan tersebut.
Regulasi live streaming ini tidak hanya berlaku untuk Twitch dan YouTube, tapi juga platform lokal seperti BiliBili, Huya dan Douyu dari Tencent, hingga Douyin (versi lokal untuk TikTok).
Regulasi baru ini muncul sebagai upaya China untuk mengatasi kekacauan di media sosial hingga live streaming, baik itu dalam unsur menyajikan konten sesuai dan legal hingga pembatasan aturan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1863 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1692 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1263 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1125 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah