Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tentara Ukraina Terjebak, Minta Tolong Elon Musk Evakuasi

Jumat, 13 Mei 2022, 14:45 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/cnnindonesia.com/Tentara Ukraina Terjebak, Minta Tolong Elon Musk Evakuasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Salah satu pejuang Ukraina yang masih terperangkap di pabrik baja Azovstal, Mariupol, meminta bantuan miliarder SpaceX Elon Musk untuk mengevakuasi dirinya dan ratusan pejuang lain di sana.

"@elonmusk, orang-orang mengatakan Anda datang dari planet lain untuk mengajarkan masyarakat agar percaya pada sesuatu yang tak mungkin. Planet kita berada di samping satu sama lain, mengingat saya masih hidup meski hampir tidak mungkin," kata Komandan Marinir Ukraina Serhiy Volina dalam sebuah pernyataan Twitter.

"Bantu kami keluar dari Avozstal ke negara penengah. Jika bukan Anda, siapa lagi? Berikan saya petunjuk," lanjutnya.

Namun, masih belum jelas apakah Musk telah melihat dan merespons permintaan Volina tersebut.

Banyak warga sipil yang telah dievakuasi dari pabrik tersebut pekan lalu menyusul kesepakatan antara Ukraina dan Rusia soal koridor kemanusiaan. Namun, belum ada kesepakatan antara kedua negara untuk mengevakuasi ratusan pejuang yang masih terjebak di pabrik itu, termasuk sebagian dari mereka yang terluka.

Sementara itu, pejabat Ukraina mengatakan sekitar 1.000 pejuang masih terjebak di beberapa terowongan bawah tanah pabrik Azovstal sejak beberapa pekan terakhir. Ratusan dari mereka mengalami luka serius dan membutuhkan evakuasi dengan cepat.

Meski demikian, pabrik baja itu masih terus menjadi sasaran gempuran militer Rusia.

Elon Musk sendiri merupakan salah satu orang terkaya dunia. Ia adalah pemilik perusahaan penelitian ruang angkasa SpaceX dan pembuat mobil listrik Tesla.

Sebelumnya, Musk pernah merespons permintaan bantuan pejabat Ukraina yang tengah mengalami gangguan internet kala invasi Rusia. Ia mengatakan layanan satelit SpaceX Starlink dikerahkan ke Ukraina dan SpaceX juga mengirimkan lebih banyak terminal pendukung satelit ke negara itu.(sumber: cnnindonesia.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami