Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 11 Oktober 2026
Pasar Ponsel 2022 Diprediksi Menurun karena Covid-19 dan Inflasi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Riset terbaru Trendforce memperkirakan kalau pasar ponsel akan mengalami penurunan di tahun 2022. Faktor utamanya adalah Covid-19 yang melanda China dan juga inflasi.
Sebagaimana dilaporkan GSM Arena, Jumat (13/5/2022), pengiriman ponsel di kuartal pertama (Q1) 2022 dinilai cukup rendah.
Hal itu kemungkinan akan berlanjut di kuartal kedua selanjutnya.
Menurut penelitian, alasan utama rendahnya pengiriman ponsel adalah kebijakan lockdown di China.
Hal itu pun mempengaruhi kondisi ekonomi secara umum, yang menyebabkan lebih sedikit orang membeli ponsel baru.
China juga diperkirakan mengalami penurunan tajam hingga 13 persen dibandingkan tahun lalu.
Tapi jika China berhasil keluar dari krisis pandemi, masalah lainnya yang menanti adalah inflasi.
Faktor lainnya dari pasar India yang diperkirakan tak dapat mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan dalam waktu yang lama.
Menurut Trendforce, pasar smartphone masih dikuasai China untuk tahun ini. Namun bakal ada penurunan pangsa pasar dari 24,2 persen menjadi 21,1 persen.
Sementara India ada di bawahnya dengan pangsa pasar 13,1 persen, yang diikuti Amerika Serikat 11 persen.
Adapun perkiraan produksi total smartphone untuk sepanjang 2022 adalah 1,333 miliar unit.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 3770 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1911 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1738 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1460 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 1032 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan