Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 20 Mei 2026
Pasar Ponsel 2022 Diprediksi Menurun karena Covid-19 dan Inflasi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Riset terbaru Trendforce memperkirakan kalau pasar ponsel akan mengalami penurunan di tahun 2022. Faktor utamanya adalah Covid-19 yang melanda China dan juga inflasi.
Sebagaimana dilaporkan GSM Arena, Jumat (13/5/2022), pengiriman ponsel di kuartal pertama (Q1) 2022 dinilai cukup rendah.
Hal itu kemungkinan akan berlanjut di kuartal kedua selanjutnya.
Menurut penelitian, alasan utama rendahnya pengiriman ponsel adalah kebijakan lockdown di China.
Hal itu pun mempengaruhi kondisi ekonomi secara umum, yang menyebabkan lebih sedikit orang membeli ponsel baru.
China juga diperkirakan mengalami penurunan tajam hingga 13 persen dibandingkan tahun lalu.
Tapi jika China berhasil keluar dari krisis pandemi, masalah lainnya yang menanti adalah inflasi.
Faktor lainnya dari pasar India yang diperkirakan tak dapat mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan dalam waktu yang lama.
Menurut Trendforce, pasar smartphone masih dikuasai China untuk tahun ini. Namun bakal ada penurunan pangsa pasar dari 24,2 persen menjadi 21,1 persen.
Sementara India ada di bawahnya dengan pangsa pasar 13,1 persen, yang diikuti Amerika Serikat 11 persen.
Adapun perkiraan produksi total smartphone untuk sepanjang 2022 adalah 1,333 miliar unit.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1708 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1645 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1242 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1092 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah