Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 20 Mei 2026
Viral 2 Pemuda Dihukum Bernyanyi Karena Mencuri Anjing
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Dua pemuda ini dihukum bernyanyi karena tertangkap basah tengah mencuri anjing. Videonya pun telah viral di media sosial Instagram.
Dua pemuda yang tidak diketahui identitasnya ini mungkin tengah apes. Lantaran saat melancarkan aksi mencurinya justru ketahuan massa.
Melansir dari unggahan akun @info.ungasan, dua pemuda ini diperkirakan tidak sampai diamuk warga tapi keduanya justru diberi hukuman unik.
Mungkin saja penangkap maling ini ingin memberikan sanksi moral. Agar kedua pemuda ini malu karena telah mencoba mencuri anjing milik orang.
"Begini jadinya kalo ketangkep mencuri anjing. Syukur masih di suru nyanyi," keterangan dalam caption.
Sayangnya anjing berwarna coklat muda itu tampak sudah tidak bernyawa lagi.
Alhasil sembari keduanya masih memegangi anjing, mereka menyanyikan sebuah lagu pengakuan diri.
Sedangkan pelaku yang diduga sebelumnya meracuni anjing ini hanya bisa pasrah, terlihat dari ekspresi muka lemas lantaran tertangkap basah.
Video singkat berdurasi 19 detik itu pun berhasil menarik perhatian banyak warganet dan banyak yang mengaku geram dengan aksi tidak terpuji itu.
"MUKE LU GA LEBIH BAIK DR YANG U CURI," kata @polyglotjourney_of_ti***.
"Jangan gebukin cukup nyobain rasa racun yang di beri anjingnya," ungkap @lucky_ba***.
"Kleng... Emosi bane!," tulis @himynameisde**.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1662 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1628 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1232 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1076 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah