Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Dewa Putu Yadi Suteja, Atlet Bali yang Sumbang Emas Pertama
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Hasil postif ditunjukkan tim menembak Indonesia di SEA Games 2021 Vietnam. Hari pertama, tim menembak tanah air berhasil menyumbangkan dua emas dan satu perak di Hanoi National Sport Training Center, Senin, (16 /5) siang.
Tim menembak Indonesia di SEA Games 2022 Vietnam berhasil meraih hasil baik dengan menyumbakan dua emas dan satu medali perak pada hari pertama cabang olahraga menembak.
Adapun Dewa Putu Yadi Suteja yang merupakan atlet berdarah Bali berhasil menambah perolehan emas Indonesia di cabang olahraga Menembak SEA Games 2022 Vietnam.
Atlet pertama asal Bali berhasil menyumbang medali emas bagi Indonesia di ajang SEA Games 2022 Vietnam.
Dari pertandingan yang bergulir di Hanoi National Sport Training Center, Senin (16/5), tim Indonesia yang terdiri dari Totok Tri Martanto, Dewa Putu Yadi Suteja, dan Anang Yulianto mengumpulkan skor 1,710 poin. Itu setelah masing-masing penembak Indonesia meraih angka 563 poin, 574 poin, dan 573 poin.
Mereka mengalahkan tim dari tuan rumah Chuyen Phan Cuan, Thanh Ha Minh, Dong Dau Van, yang hanya mengumpulkan skor 1,706 poin. Vietnam sekaligus mengamankan medali perak.
Sementara itu, dari nomor 10 meter Air Rifle beregu putri, tim menembak Indonesia yang diperkuat oleh Citra Dewi Resti dan Monica Daryanti berhasil merebut medali perak.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1588 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1199 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1047 Kali
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1033 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah