Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Asosiasi Paparkan Alasan Kripto Makin Populer
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Investasi kripto kini telah menjadi salah salah satu pilihan anak muda untuk mengembangkan ekonomi mereka. Anak muda terutama Gen Z dan Milenial sudah banyak melirik aset kripto untuk menjadi pilihan instrumen investasi.
Beberapa waktu lalu, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga mengatakan, banyak kalangan anak muda yang mulai melihat aset kripto sebagai ruang baru yang menjanjikan untuk meningkatkan kondisi keuangan mereka.
Senada dengan Jerry, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo), Teguh Kurniawan Harmanda, mengatakan investasi aset kripto kini sudah didominasi oleh kalangan Gen Z dan Milenial.
Hal ini disebabkan oleh volatilitas ekonomi dan pandemi Covid-19 yang mempercepat tren pertumbuhan anak muda untuk mulai memperdagangkan kripto dan NFT.
"Salah satu hal yang menyebabkan peningkatan tersebut adalah kemudahan bagi investor milenial dan Gen Z dalam melakukan pembukaan akun atau wallet secara online kripto melalui smartphone,” kata pria yang akrab disapa Manda, dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (21/5/2022).
“Mereka termasuk generasi yang tech savvy sehingga lebih akrab dengan teknologi dan open minded dengan hal-hal yang baru, termasuk aset kripto dan blockchain," lanjut dia.
Menurut data Bappebti, dari 12,4 juta investor per Februari 2022, mayoritas investor di aset kripto di Indonesia sebesar 40 persen didominasi oleh usia 25-34 tahun.
Sedangkan data internal Tokocrypto, mengungkap secara keseluruhan 67 persen investor aset kripto di Indonesia berusia 18-34 tahun. Rinciannya, 36 persen 18-24 tahun dan 31 persen 25-34 tahun.
Aset kripto juga bisa menjadi investasi jangka panjang untuk para generasi muda. Meski memiliki volatilitas tinggi, kripto kini tengah populer sebagai bagian rencana dari tabungan pensiun investor muda. Para investor muda dapat mengambil lebih banyak risiko untuk strategi investasi mereka, karena memiliki waktu yang panjang. (Sumber: Liputan6.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1539 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1161 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1008 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 885 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah