Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 6 Juli 2026
Kadin Gandeng Huawei Wujudkan Nol Emisi Karbon di Indonesia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) menggandeng Huawei untuk menuju target nol emisi karbon di Indonesia pada 2060.
Ini juga menjadi komitmen kedua pihak untuk keberlanjutan dan pembangunan hijau yang dimulai dari sektor swasta.
KADIN sendiri menargetkan pembangunan ekosistem nol emisi karbon di Indonesia bersama dengan semua pihak, mulai dari BUMN, sektor swasta, lembaga pembiayaan, asosiasi, pemerintah, hingga universitas.
Mereka juga memanfaatkan momentum G20 untuk mendapatkan 100 perusahaan Indonesia yang menjanjikan komitmen NZE mereka.
Untuk mencapai target dan berkontribusi pada nol emisi karbon jangka panjang, KADIN menginisiasi program Net Zero Hub.
Ini bertujuan untuk menjadi aggregator ekosistem, technical enabler, dan wadah bagi semua pihak yang bersedia dalam perjalanan nol emisi karbon ini.
Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah penandatanganan MoU antara Huawei dengan para pelaku usaha nasional yang diwakili oleh KADIN.
MoU ini juga menjadi bukti bahwa penggunaan teknologi digital dapat mendorong solusi inovatif yang rendah atau bahkan netral karbon.
Ketua Komite Tetap Energi Terbarukan (KADIN), Muhammad Yusrizki, menyebutkan ada tiga pilar Net Zero Hub yakni Net Zero Pledge, ESG dan Impact Driven, serta Building Enabling Ecosystem.
Ekosistem pendukung Net Zero Hub akan menjadi ekosistem yang inklusif, baik dari perusahaan besar hingga startup baru, atau dari entitas bisnis hingga akademisi yang berfokus pada penelitian.
Semua ini adalah bagian dari upaya yang diatur untuk membangun ekosistem nol karbon di Indonesia.
“Mewakili sektor swasta dan pelaku industri nasional, KADIN mempercayakan Huawei sebagai penyedia solusi karbon netral yang dapat mendukung transformasi kami menjadi institusi yang tidak hanya mengutamakan kepentingan bisnis, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi bumi dan masyarakat di sekitar kita,” ujar Yusrizki dalam keterangannya, Kamis (26/5/2022).
CEO Huawei Indonesia, Jacky Chen mengatakan, gerakan ini akan mempercepat adopsi solusi rendah karbon berbasis teknologi listrik, digital, dan kecerdasan buatan oleh sektor swasta, khususnya di sektor energi.
"MoU yang ditandatangani Huawei dan KADIN menggambarkan keseriusan komitmen para pelaku swasta di Indonesia terhadap netralitas karbon dan menegaskan bahwa teknologi digital telah dipercaya sebagai kunci pembangunan berkelanjutan," jelas Jacky.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3567 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1131 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 541 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 519 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun