Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 23 Agustus 2026
YouTube Hapus Lebih dari 70.000 Video Konflik Rusia-Ukraina
BERITABALI.COM, NASIONAL.
YouTube telah menghapus lebih dari 70.000 video terkait konflik Rusia-Ukraina sejak terjadinya invasi pada akhir Februari lalu.
Perusahaan mengatakan, dihapusnya puluhan ribu video itu dikarenakan telah melanggar kebijakan utama, tentang peristiwa kekerasan yang melarang kreator menyangkal atau meremehkan invasi tersebut.
YouTube tidak menjelaskan secara rinci tindakan penegakan tersebut.
Tetapi mereka mengaku telah menangguhkan sekitar 9.000 channel YouTube, termasuk dari jurnalis pro Kremlin (pendukung pemerintah Rusia), Vladimir Solovyov.
"Kami memiliki kebijakan peristiwa kekerasan besar dan itu berlaku untuk hal-hal seperti penolakan insiden besar: mulai dari Holocaust hingga Sandy Hook," kata Chief Product Officer YouTube, Neal Mohan, dikutip dari Engadget, Kamis (26/5/2022).
"Dan tentu saja apa yang terjadi di Ukraina adalah peristiwa kekerasan besar. Jadi kami menggunakan kebijakan itu untuk mengambil tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya," sambung dia.
YouTube juga melihat peningkatan signifikan terkait jumlah penonton dari Ukraina, Polandia, dan Rusia yang mengkonsumsi konten otoritatif dalam konflik tersebut.
Di Ukraina misalnya, konten berita terkait invasi telah ditonton lebih dari 40 juta kali.
"Tanggung jawab pertama dan mungkin yang paling penting adalah memastikan bahwa pengguna yang mencari informasi terkait ini dapat memperoleh informasi yang akurat, berkualitas tinggi, dan kredibel di YouTube," papar Mohan.
Langkah ini menjadi upaya penting platform seperti YouTube dalam mencegah penyebaran misinformasi di online.
Di Rusia misalnya, YouTube memiliki lebih dari 90 juta pengguna, menjadikannya sebagai platform video terbesar di negara tersebut.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4637 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2441 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2089 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1696 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1131 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun