Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 2 Mei 2026
7 Ekor Sapi di Karangasem Positif PMK
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sebanyak 7 ekor Sapi di Karangasem dinyatakan positif terpapar virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Kepala UPTD Puskeswan Kabupaten Karangasem, Drh. Pande Gede Arya Saputra saat dikonfirmasi, Sabtu (2/7/2022) seizin PLT Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Suastika membenarkan adanya kasus PMK tersebut.
"Ya benar, tadi malam hasil lab sudah keluar, ada 7 sample Sapi yang dinyatakan positif PMK, 4 ekor di wilayah Rendang milik seorang pengepul dan 3 ekor Sapi di wilayah Segara Katon, Kelurahan Subagan," ujar Drh. Pande Gede Arya Saputra.
Ia menjelaskan, sapi-sapi yang dinyatakan positif PMK tersebut memiliki gejala mulai dari hilang nafsu makan hingga mulut keluar buih atau busa serta melepuh pada bagian kuku kakinya.
Berdasarkan hasil penelusurannya, 4 ekor Sapi yang dinyatakan positif PMK di wilayah Kecamatan Rendang tersebut dibeli oleh pengepul di Pasar Bebandem sekitar 1 minggu yang lalu. Hanya saja saat ditelusuri nama penjualnya, pengepul tersebut mengaku tidak ingat siapa namanya.
Sementara itu, untuk 3 kasus PMK di wilayah Segara Katon, Subagan, awalnya pihaknya menerima laporan Sapi sakit sebanyak 15 ekor.
Setelah di cek ternyata gejalanya mengarah ke PMK, sehingga dilakukan pengambilan sample dengan hasil sample dari 3 ekor Sapi dinyatakan positif PMK.
"Atas temuan ini, kami sudah langsung lakukan karantina dan penyemprotan dikandang Sapi tersebut, serta terus melakukan pemantauan secara intensif," jelas Saputra.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 241 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 205 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang