Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Gangguan Kecemasan Diturunkan dari Ibu ke Anak-Anaknya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kecemasan bisa menjadi sebuah kondisi turun-menurun dalam keluarga. Mendukung ungkapan tersebut, sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa gangguan kecemasan bisa diwariskan oleh ibu.
Peneliti dalam studi ini ingin mengetahui perbandingan peran alam dengan pengasuhan orang tua dalam perkembangan kecemasan. Mereka memeriksa dataset 400 anak Kanada berusia 10 tahun.
Dalam studi ini, peneliti menemukan bahwa anak yang memiliki orang tua sesama jenis dan menderita gangguan kecemasan berpeluang hampir tiga kali lipat mengembangkan kondisi yang sama.
Selain itu, dilansir Science Alert, ibu yang menderita gangguan kecemasan meningkatkan risiko anak perempuan mereka didiagnosis dengan kondisi serupa.
Anak laki-laki lebih resisten bila sang ayah tidak mengidap gangguan kecemasan. Namun, jika sang ayah juga memilikinya, anak laki-laki juga bisa mengembangkannya. Sayangnya, studi ini tidak dapat menunjukkan sebab-akibat karena bersifat obervasional dan retrospektif.
Bila hubungan sebab akibat ditetapkan, peneliti menduga mereka bisa mencari cara untuk mencegah 'penularan' gangguan kecemasan antargenerasi, yakni dengan perawatan.
Di sisi lain, studi sebelumnya menunjukkan bahwa kecemasan bisa menjadi perilaku yang dipelajari anak-anak dari orang tua mereka. Sedangkan penelitian lain telah menghubungkan gangguan kecemasan pada orang tua dengan risiko gangguan kecemasan yang lebih tinggi pada anak-anak mereka.(sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1226 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 956 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 787 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 718 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik