Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Sebabkan Luna Maya ke Rumah Sakit, Bobon Lega Dimaafkan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Youtuber Bobon Santoso memastikan peristiwa Luna Maya dilarikan ke rumah sakit usai makan keripik pedas Paqui dalam kontennya beberapa waktu bukan rekayasa. Hal itu diungkap Bobon saat diwawancara oleh Feni Rose dalam sebuah acara.
"Bobon fitnah atau fakta, apakah konten itu settingan?" tanya Feni Rose.
“Fakta! Beneran, beneran, beneran terjadi. Fakta apa adanya. Jadi kepedesan, ambulance, kayak gitu-gitu benar ada. Sakitnya beneran. Ternyata dia punya asma, Luna Maya punya asma jadi begitu udah makan," ujar Bobon Santoso, dikutip Rabu (28/08/2022).
"Awalnya kan cuman challange gitu, bisa nggak makan ini, dicoba. Tapi dicobanya sudah berlebihan. kepedesan, dia bilang kayaknya nggak bisa lakuin lagi," kata dia lagi.
Menurut Bobon, Luna Maya terlalu banyak mengonsumsi keripik pedas tersebut. Sehingga lambungnya tak bisa menahan sensasi pedas. Luna Maya juga tampak kesulitan bernapas.
"Akhirnya kita break. Terus ada sesi gue masak dua keping, gua masak campur telur. Nah di situ ternyata pedesnya, gak terlalu pedas makanya bisa lahap. Kebanyakan tapi ternyata efeknya dalam perut, beneran, beneran," kata Bobon.
Tim Luna Maya ketika itu begitu panik. Sontak, Bobon Santoso putuskan untuk menghubungi ambulance.
"Juga sempet telepon dokter, temen, kepedesan itu kek gimana, nah bawa aja ke IGD kayak gitu," ujar Bobon.
Ambulance pun datang ketika itu. Setelah mendapat pertolongan pertama, Luna Maya dinyatakan baik-baik saja. Bobon Santoso juga lega sudah dimaafkan oleh Luna Maya.
"Udah dimaafin juga. Udah kontak-kontakan, udah WhatsApp-an," kata Bobon Santoso.
Reporter: bbn/net
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan