Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ini Alasan Gunung Swastika di Amerika Akan Ganti Nama

Sabtu, 27 Agustus 2022, 20:41 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/AFP/Ini Alasan Gunung Swastika di Amerika Akan Ganti Nama.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Adanya kesamaan nama dengan simbol Nazi, membuat nama sebuah gunung yang berada di selatan Eugene, negara bagian Oregon, Amerika Serikat diganti.

Berdasarkan laporan VOA indonesia, Sabtu (27/8/2022), salah satu nama yang diajukan adalah Mount Halo.

Mengutip dari KOIN-TV, kantor berita Associated Press melaporkan, Dewan Nama Geografis Oregon, pada Rabu (24/8), mengonfirmasi bahwa nama dari Swastika Mountain atau Gunung Swastika, yang merujuk pada simbol Partai Nazi di Jerman, akan diubah.

Keputusan akhir tentang nama baru untuk gunung di luar wilayah Cottage Grove itu akan diambil pada bulan Desember mendatang.

Sejauh ini, terdapat dua nama yang telah diusulkan ke dewan tersebut, yaitu Umpqua Mountain dan Mount Halo.

Gunung yang tingginya lebih dari 1.219 meter ini terletak di kawasan Hutan Nasional Umpqua.

Dalam proposal Umpqua disertakan pula email yang menyuarakan dukungan dari Jeremy Johnson, manajer program sumber daya budaya di Cow Creek Band of Umpqua Tribe of Indians.

Sedangkan Mount Halo merujuk pada Chief Halito, pemimpin suku asli Yoncalla Kalapuya, yang namanya biasa disingkat menjadi Chief Halo.

Makna Swastika

Swastika merupakan simbol kuno dari tradisi agama Hindu. Nama Swastika berhasal dari bahasa sansekerta yang artinya kesejahteraan.

Situs Smithsonian menyebut lambang itu dibawa pulang ke Jerman oleh pakar arkeologi Heinrich Schliemann. Sebelum digunakan Partai Nazi, lambang itu sangat populer.

Hingga kini, citra negatif dari Adolf Hitler dan Nazi masih terus melekat di swastika. (sumber: liputan6.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami