Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
PM Ukraina Mau ke Jerman, Minta Dikirim 'Leopard 2'
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri Denys Shmygal akan menjadi pejabat tingkat tinggi Ukraina pertama yang mengunjungi Jerman dalam beberapa bulan terakhir. Ia dijadwalkan akan mengunjungi negara tersebut pada Minggu (4/9/2022).
Kunjungan ini menandakan bahwa tensi tegang antara Ukraina dan Jerman telah mereda. Kanselir Olaf Scholz sebelumnya telah berulang kali menyatakan dukungan kuat Jerman untuk Ukraina dalam pertempurannya melawan serangan Rusia.
Tetapi hanya selang beberapa minggu setelah pasukan Rusia menyerang Ukraina, Kyiv geregetan karena menilai bantuan Jerman terlalu sedikit dan terlalu terlambat.
Kunjungan Scholz ke Kyiv pada bulan Juni lalu dan bantuan senjata dari Jerman membuat hubungan kedua negara kembali mesra.
"Jerman telah membuat kemajuan besar dalam mendukung Ukraina dengan senjata," kata Shmygal kepada media Jerman, seperti dilaporkan AFP.
Baca juga:
Takut Bencana Nuklir, Erdogan Telepon Putin
Namun, Shmygal mengatakan Kyiv membutuhkan lebih banyak pasokan senjata dari Berlin, termasuk "tank tempur modern" seperti Leopard 2.
Scholz akan menyambut Shmygal dengan penghormatan militer di sore hari.
Menjelang kedatangan Shmygal, mitra koalisi Scholz, Partai Hijau, mengatakan Jerman ingin meningkatkan pengiriman persenjataannya ke Ukraina.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1869 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1701 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1268 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1135 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah