Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 23 Mei 2026
Driver Ojol Sebut Tarif Belum Naik, BLT Belum Sampai
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sejumlah driver ojek online (ojol) menyebut tarif yang kabarnya akan naik pada Sabtu (10/9) masih belum berubah. Rudi (44), seorang driver ojol yang kerap beroperasi di Jakarta Selatan, mengaku belum ada perubahan tarif menurut pengamatannya.
"Belum ada, mungkin besok ya," katanya saat ditemui di kawasan Pasar Minggu, Sabtu (10/9).
Senada dia, Shindu (36), seorang driver ojol di Bali mengaku tarif yang saat ini berlaku masih sama. Ia juga sempat bertanya pada teman-temannya tentang tarif yang ada di aplikasi mereka, tetapi belum ada perubahan.
"Sampai tadi pagi masih sama. Teman menginfokan sampai sekarang juga tarif sama, 7.200 untuk layanan GoRide, 8.000 untuk layanan GoFood," ujarnya lewat pesan singkat, Sabtu (10/8).
Penyesuaian tarif ojol dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengikuti kenaikan harga BBM yang diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.
Kenaikan tarif dijadwalkan pada Sabtu (10/9), namun Kemenhub dan aplikator ojol sepakat menunda menjadi Minggu (11/9) tepat pukul 00.00 WIB. Rudi yang ditanya soal bantuan langsung tunai (BLT) BBM menyebut belum mengetahui tentang hal itu.
"Saya enggak tahu kalo soal bansos, ini saja baru dengar," kata Rudi.
Baca juga:
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Mentawai
Sama halnya dengan Rudi, Shindu pun mengaku belum mengetahui perihal bantuan yang akan diberikan Pemerintah Provinsi tersebut.
"Info mengenai bansos, baru dengar dari Kak sekarang. Kami tidak tahu menahu mengenai BanSos," katanya.
Beda halnya dengan Viddy (32), seorang driver ojol di Bandung, mengaku sudah mendengar soal BLT untuk ojol. Meski demikian, dia belum mengetahui soal kepastian dan rincian bantuan sosial tersebut.
"Belum diberikan (BLT-nya). Saya sudah dengar, tapi belum tahu soal kapan atau gimana diberikannya," katanya lewat pesan teks.
Pemerintah bakal mencairkan bantuan langsung tunai BBM untuk para pengemudi ojek baik online dan konvensional sebagai imbas dari kenaikan harga BBM.
Selain pengendara ojek, bantuan langsung tunai ini juga akan diberikan untuk nelayan hingga usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) dengan total anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk program tersebut Rp2,17 triliun.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1986 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1812 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1342 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1221 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah