Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 24 September 2026
Jokowi Umbar Ancaman Pecat ke Imigrasi Jika Persulit Layanan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar sistem imigrasi yang ada saat ini untuk diubah total karena dinilai 'bergaya lama' serta menghalangi investor dan wisatawan masuk.
Hal ini disampaikan Jokowi saat memimpin rapat mengenai visa on arrival (VoA) dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (9/9) kemarin.
"Saya harapkan ini betul-betul, nanti dari setelah rapat ini terjadi perubahan yang total terhadap imigrasi kita. (Saat ini) Belum berubah sama sekali," ujarnya dalam video yang diunggah di kanal youtube Sekretaris Presiden pada Sabtu (10/9).
Kepada jajaran menterinya, Jokowi mengaku banyak investor dan turis yang menyampaikan keluhan kepadanya, bahwa sangat sulit untuk mendapatkan izin tinggal di Indonesia. Mereka mengeluhkan sistem imigrasi yang ada saat ini masih sangat mengatur dan mengontrol.
Oleh sebab itu, Jokowi berharap hal tersebut bisa diubah dengan cara apapun. Dirinya juga tidak mempermasalahkan apabila seluruh jajaran Direktur Jenderal (Dirjen) hingga bawahannya diganti semua.
"Ini yang diubah total, harus. Yang seharusnya auranya adalah memudahkan dan melayani. Harus berubah total. Kalau perlu Dirjennya diganti, bawahnya diganti semua, biar ngerti kalau kita ingin berubah. Kalau kita ingin investasi datang, turis datang, harus diubah," tuturnya.
Jokowi menegaskan kedatangan investor dan turis asing ke dalam negeri memberikan kontribusi besar pada perekonomian, seperti negara maju yang sangat cepat dan mudah dalam memberikan layanan visa. Ia menilai, cara itulah yang seharusnya dicontoh dan diterapkan di Indonesia.
"Urusan imigrasi kita yang memang masih gaya lama. Ini yang begini-begini ini bermanfaat sekali bagi rakyat kita. Kita harus mulai betul-betul, Pak Menteri, mengubah ini, Pak," katanya.
"Ganti itu kalau kira-kira memang nggak punya kemampuan untuk reform seperti itu, ganti semuanya dari dirjen sampai bawahnya, ganti, akan berubah. Kalau ndak, nggak akan berubah kita," imbuhnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8348 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5766 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3611 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2441 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar