Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Uang Panai Pernikahan Korban Kebakaran Bisa Ditukar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Uang panai sekitar Rp40 juta yang ikut terbakar saat peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah yang akan menggelar acara pernikahan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, bisa dapat ditukarkan ke Bank Indonesia.
"Jadi uangnya sudah kita terima dan sementara dilakukan verifikasi, dapatnya berapa nanti kita pihak keluarga yang kemarin dan nanti kita serahkan uang tukarannya," kata Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Penukaran Rupiah Bank Indonesia Perwakilan Sulsel Edi Kristianto.
Edi menerangkan untuk dapat menukarkan uang tersebut pihak keluarga harus memenuhi persyaratan seperti harus membawa surat keterangan dari pihak pemerintah setempat.
"Syaratnya hanya membawa uangnya kemudian membawa surat keterangan dari pemerintah setempat untuk memastikan uang itu merupakan dari hasil kebakaran jangan sampai ada orang yang pura-pura dengan membakar uangnya sendiri. Foto copy KTP dan nomor telepon yang bisa dihubungi," ungkapnya.
Selain itu, kata Edi, penukaran uang itu harus 2/3 lembar dan ada nomor serinya di salah satu sisi uang.
"Jangan sampai dua lembar dari nomor serinya di sisi uang itu hilang. Kan nomor seri itu ada di beberapa sisi di uang masih muncul untuk mendeteksi uang itu betul-betul uang itu masih utuh bukan ditempel atau diakal-akali. Insyaallah masih bisa ditukarkan," jelasnya.
Kebakaran melanda rumah orang tua calon pengantin di Gowa, Sulawesi Selatan. Akibatnya, uang panai milik calon pengantin sebesar Rp40 juta ikut hangus terbakar dalam peristiwa itu.
"Ceritanya itu keluarga mau berangkat ke rumah pihak perempuan sekalian bawa uang panainya. Tapi belum berangkat ke rumah si mempelai perempuan, terjadi kebakaran," kata Kanit Reskrim Polsek Bontonompo Iptu Syarifuddin.
Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Sabtu (10/9) sekitar pukul 13.15 Wita di rumah calon pengantin pria yang beralamat di Dusun Alluka, Desa Jipang, Kecamatan Bontonompo Selatan.
Pemilik rumah atas nama Ipnu Alam Deng Katti, sementara anaknya, calon mempelai pria yang akan menikah bernama Nur Amir Deng Tunru.
Awalnya, pihak keluarga sedang bersiap-siap menuju ke rumah calon pengantin wanita membawa uang mahar atau uang panai. Namun, kebakaran terjadi sebelum rombongan berangkat ke rumah calon mempelai wanita.
"Jadi ada persiapan untuk masak di sana (rumah korban) tapi ada bocor selang tabung gas makanya api langsung menyebar karena kan rumah panggung dari kayu jadi apinya cepat membesar," kata Syarifuddin.
Akibat kebakaran tersebut, rumah pengantin pun hangus terbakar tak tersisa. Sebelum api membesar, keluarga yang ada di lokasi kejadian disebut sudah berusaha memadamkan api.
Namun, karena bangunan rumah terbuat dari material kayu, upaya tersebut tak membuahkan hasil.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4466 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2259 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1015 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 952 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun