Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Pertumbuhan Industri IT di Bali Prospektif
FiberStar MoU dengan Huawei
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pertumbuhan industri Informasi Teknologi (IT) di Bali yang dinilai prospektif membuat sejumlah perusahaan penyedia layanan komunikasi dan teknologi berekspansi ke Pulau Dewata.
Diantaranya adalah PT Mega Akses Persada (FiberStar) sebagai penyedia layanan infrastruktur berbasis serat optik dengan skala nasional dan Huawei sebagai penyedia infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) global terkemuka, telah melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) mengenai solusi teknologi – teknologi terbaru dari Huawei yang akan menunjang infrastruktur jaringan FiberStar.
Acara Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Sugiharto Darmakusuma selaku President Director PT Mega Akses Persada (FiberStar) bersama dengan James Zeng selaku CEO Huawei Enterprise pada Selasa (14/9/2022) WITA di Nusa Dua, Bali.
Penandatanganan juga dirangkaikan penutupan acara Technofeast (Technology, Fiber, Eat and Social Time) di Hotel Mulia Bali sebagai roadshow yang ke-7 dimana sebelumnya telah berlangsung dengan sukses roadshow di 6 kota besar seperti Jakarta, Palembang, Semarang, Surabaya, dan Medan.
“Penutupan acara Technofeast berlangsung di Bali sebagai lokasi yang istimewa karena Bali telah memberikan kesempatan kepada kita semua untuk berkontribusi terhadap industri – industri yang sangat baik. Tentunya pertumbuhan industri IT di Bali sangat luar biasa. Selain itu pesan untuk Huawei, Kami merasa bangga telah menjadi mitra kerja Huawei. Semoga untuk kedepannya kita bisa menjadi mitra kerja yang tangguh dalam berjuang untuk memberikan yang terbaik kepada pelanggan,” Ujar Sugiharto Darmakusuma selaku President Director PT Mega Akses Persada.
“Merupakan suatu kehormatan besar bagi kami untuk mengadakan acara bersama dan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan FiberStar. Kami yakin acara hari ini sangat tepat bagi kita untuk menjalin hubungan baik dengan para industri. Kami berharap Bapak Ibu tamu undangan datang ke acara ini atas rasa tertarik dan pulang dengan perasaan gembira akan seluruh rangkaian acara hari ini,” Ujar James Zeng selaku CEO Huawei Enterprise.
Melalui kegiatan ini diharapkan antara FiberStar dengan mitra kerjanya Huawei dapat saling meningkatkan hubungan yang baik antar sesama sehingga dapat bersinergi secara optimal. Dengan adanya virus covid – 19 yang masih mewabah hingga saat ini bukanlah menjadi suatu penghalang bagi FiberStar untuk terus berekspansi dalam mengkoneksikan dan mendorong digitalisasi di seluruh Indonesia.
FiberStar yang berdiri tahun 2014 sebagai penyedian layanan internet berbasis kabel fiber optik dengan konsep Net Neutrality. Dengan 100% fiber optik, jaringan FiberStar dibangun pada arsitektur akses terbuka, yang memungkinkan penyedia layanan telekomunikasi untuk memberikan layanan triple play. FiberStar telah membuat kemajuan demi pemerataan adopsi ICT di Indonesia sekaligus menciptakan Ketahanan Nasional khususnya dalam bidang Ekonomi Digital di Indonesia.
Hingga Oktober 2020, jaringan kabel optik PT Mega Akses Persada (FiberStar) sudah menjangkau 135 kota ataupun kabupaten di Indonesia mulai dari Provinsi Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan hingga Sulawesi Selatan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang