Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Toko Kelontong SRC Berkontribusi ke PDB Rp69,3 Triliun
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Transformasi dan digitalisasi bagi UMKM toko kelontong terus didorong melalui Sampoerna Retail Community (SRC).
Upaya ini terbukti memberikan dampak positif khususnya dalam menggerakkan perekonomian dan meningkatkan kontribusi sektor UMKM. Kini, terdapat lebih dari 225.000 toko kelontong tradisional di seluruh Indonesia yang telah bergabung dengan SRC dan mendapatkan pembinaan untuk mengembangkan usahanya agar lebih berdaya saing. Dengan demikian, mereka siap bersaing sesuai kebutuhan zaman dan turut mendukung perekonomian Indonesia.
Dalam rangka merayakan kesuksesan toko kelontong SRC memberi dampak positif bagi masyarakat, SRCIS menggelar Pesta Retail Bali Nusa Tenggara di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, pada 18 Desember 2022. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian pesta retail terbesar di Indonesia yang digelar mulai 26 November hingga 18 Desember 2022.
Pesta retail di seluruh Indonesia ini juga mendapat dukungan pemerintah daerah setempat. Pesta Retail Bali Nusa Tenggara dihadiri oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau kerap dipanggil Cok Ace, yang menunjukkan dukungan sepenuhnya bagi kemajuan toko kelontong, baik di Bali Nusa Tenggara secara khusus, dan di Indonesia secara umum.
“Perkembangan UMKM tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta. Pemerintah Provinsi Bali dalam hal ini sangat mengapresiasi peran Sampoerna, melalui PT SRC Indonesia Sembilan, yang bersinergi dengan Paguyuban SRC, yang secara konsisten mendukung transformasi dan digitalisasi bagi UMKM toko kelontong. Diharapkan hal ini dapat memberikan dukungan secara konkret dan menyeluruh dalam mewujudkan Peta Jalan Ekonomi Kerti Bali menuju Bali Era Baru,” ujar Cok Ace.
Baca juga:
Viral Penampakan Toko Kelontong Super Rapi
Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia telah menyebutkan bahwa UMKM berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Sektor ini berkontribusi hingga 60,5% terhadap produk domestik bruto (PDB), serta memiliki kemampuan untuk menyerap 96,9% dari total angkatan kerja nasional.
Direktur Penjualan Sampoerna Ivan Cahyadi mengatakan, selama lebih dari 14 tahun eksis di Indonesia, Toko Kelontong SRC membawa transformasi yang progresif pada sektor UMKM nasional sehingga dapat secara konsisten berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
“Toko kelontong SRC di seluruh Indonesia juga ikut berpartisipasi dalam menopang PDB, di mana kontribusinya mencapai Rp69,3 triliun atau setara 4,1 persen terhadap total PDB retail nasional,” ujar Ivan.
Mengingat perannya yang sangat strategis dalam perekonomian Indonesia, Ivan mengatakan, perlu ada kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan agar sektor UMKM, khususnya toko kelontong, semakin maju. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk memperkuat sektor UMKM di Indonesia.
“Penguatan peran UMKM ini akan mengokohkan kesiapan Indonesia dalam menyongsong situasi ekonomi yang dinamis pada 2023. SRC juga telah bersiap untuk itu,” kata Ivan.
Ia menambahkan, pihaknya terus komitmen mendorong transformasi dan digitalisasi UMKM secara berkelanjutan.
“Rangkaian Pesta Retail juga diharapkan dapat mendorong SRC untuk terus memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia secara berkelanjutan,” tegas Ivan.
Sementara itu, Direktur PT SRCIS Rima Tanago menambahkan, Pesta Retail Bali Nusa Tenggara akan menjadi ajang untuk menyatukan dan memperkuat solidaritas dari seluruh toko kelontong SRC di Bali dan Nusa Tenggara.
“Kegiatan ini merupakan bukti konkret dalam upaya kami mengembangkan potensi UMKM toko kelontong di seluruh Indonesia agar dapat naik kelas. Kami percaya Pesta Retail 2022 ini akan membangun optimisme pelaku UMKM agar siap menghadapi berbagai tantangan yang dinamis,” ujar Rima.
Kegiatan akbar ini, lanjut Rima, diharapkan dapat memperkuat ekosistem toko kelontong SRC agar makin adaptif dan inovatif di manapun mereka berada. Serta memperkenalkan toko kelontong SRC kepada masyarakat lebih luas lagi. Oleh karena itu, selama Pesta Retail berlangsung, para pedagang Toko Kelontong SRC dipacu untuk mengeksplorasi berbagai inovasi demi kemajuan bisnisnya.
“Pesta Retail ini akan menjadi momentum bagi toko kelontong SRC untuk membuktikan kemampuannya sebagai toko serba bisa yang menjadi andalan bagi kebutuhan masyarakat Indonesia, mulai dari kebutuhan sehari-hari sampai dengan produk digital,” katanya.
Tujuan dari penyelenggaraan Pesta Retail Bali Nusa Tenggara ini adalah untuk mempererat relasi antara mitra, pemilik toko, dan konsumen. Merangkul 2.000 toko kelontong SRC dan 64 UMKM, Pesta Retail Bali Nusa Tenggara hadir menjadi sarana hiburan rakyat bagi masyarakat, dengan total kehadiran mencapai 30.000 warga hingga akhir acara. Melalui kegiatan ini, diharapkan eksistensi toko kelontong dapat menjadi semakin nyata dan relevan bagi masyarakat dari berbagai kalangan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4532 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2343 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1997 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1605 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1048 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun