Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Rusia Beri Peringatan Keras ke NATO, Ancamannya Ngeri
BERITABALI.COM, DUNIA.
Rusia kembali memberikan peringatan keras kepada aliansi pertahanan negara-negara Barat, NATO. Hal ini terkait rencana aliansi itu yang ingin memberikan bantuan persenjataan tambahan kepada Ukraina, yang sedang berperang dengan Moskow.
Dalam sebuah pernyataan, Kremlin mendesak pengiriman ini dibatalkan dengan alasan bahwa senjata-senjata itu bisa saja menyerang wilayah Rusia. Ini nantinya akan mengancam postur keamanan dunia.
"Berpotensi, ini sangat berbahaya. Itu berarti membawa konflik ke tingkat yang sama sekali baru, yang tentu saja tidak akan menjadi pertanda baik dari sudut pandang keamanan global dan pan-Eropa," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (21/1/2023).
Peskov berbicara setelah duta besar Moskow untuk AS, Anatoly Antonov, mengatakan Rusia akan membalas jika Ukraina menggunakan senjata yang dipasok Barat untuk menargetkan wilayah Federasi Rusia atau Semenanjung Krimea.
"Ini harus menjadi jelas bagi semua orang: Tidak peduli senjata apa yang disuplai Amerika atau NATO ke rezim Zelensky, kami akan menghancurkannya. Sangat tidak mungkin untuk mengalahkan Rusia," ujarnya.
Pada Jumat, Amerika Serikat (AS) mengumpulkan sekutu NATO-nya di pangkalan udaranya di Ramstein, Jerman untuk putaran pembicaraan baru untuk mendukung Ukraina secara militer.
Sejauh ini beberapa anggota NATO bersedia untuk mengirimkan persenjataan tambahan bagi Ukraina. Beberapa bahkan berniat mengirimkan tank Leopard sesuai yang diminta oleh Kyiv.
Namun, negara pembuat Leopard yang juga anggota NATO, Jerman, masih belum memberikan persetujuan lebih lanjut terkait hal ini. Padahal, persetujuan Berlin merupakan kunci tank-tank itu bisa dikirimkan
Kanselir Jerman Olaf Scholz, dilaporkan enggan mengirim senjata yang dianggap memprovokasi Moskow. Sumber pemerintah Jerman sebelumnya mengatakan Berlin akan mencabut keberatannya jika Amerika Serikat (AS) juga mengirimkan tank buatan mereka, Abrams.
Hal ini pun membuat ketegangan internal dalam NATO. Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki mengatakan bahwa ia 'agak skeptis' bahwa Jerman akan setuju terhadap tank-tank untuk Ukraina. Ia bahkan menyebut 'Jerman membela diri terhadap hal ini seperti setan melindungi dirinya dari air suci'.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4495 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2306 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1900 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1583 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1029 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun