Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pesan Terakhir 2 Korban asal Bangli Sebelum KM Virgo 8 Tenggelam, Keluarga Menanti Kepastian

Rabu, 16 September 2026, 11:56 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pesan Terakhir 2 Korban asal Bangli Sebelum KM Virgo 8 Tenggelam, Keluarga Menanti Kepastian.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Keluarga dua warga Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, hingga kini masih menanti kepastian mengenai keberadaan I Putu Pramana Yoga dan I Kadek Sayoga Putra yang disebut menjadi penumpang KM Virgo 8.

Suasana duka sekaligus penantian terlihat di rumah keluarga kedua bersaudara di Dusun Cempunggung, Desa Bangbang. Pihak keluarga berharap proses pencarian segera membuahkan hasil dan keduanya dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

Istri Kadek Sayoga Putra, Priska, mengaku terakhir kali berkomunikasi dengan suaminya pada Sabtu sekitar pukul 12.30 WITA. Saat itu, Kadek sempat memberi kabar bahwa dirinya hendak naik kapal. Namun, ketika Priska kembali mengirim pesan pada Minggu sekitar pukul 07.00 WITA, tidak ada balasan dari suaminya.

Kekhawatiran keluarga semakin meningkat setelah mengetahui informasi mengenai kapal yang ditumpangi Kadek mengalami kecelakaan dan tenggelam. Kedua bersaudara tersebut selama ini diketahui menjalankan aktivitas pengiriman berbagai kebutuhan upacara ke luar Pulau Bali. 

Ayah korban, I Nengah Tirta, mengatakan Putu Pramana Yoga dan Kadek Sayoga Putra rutin membawa sejumlah perlengkapan yang dibutuhkan masyarakat Bali di luar daerah.

"Barang yang dikirim antara lain perlengkapan sembahyang, sarana pura dan sanggah, genteng, hingga ukiran kayu sesuai pesanan," katanya, Selasa (15/9/2026).

Untuk Putu Pramana Yoga, aktivitas tersebut telah dijalankan selama sekitar enam tahun. Sementara Kadek Sayoga Putra baru beberapa kali mengikuti perjalanan untuk mengirim berbagai kebutuhan tersebut. Aktivitas pengiriman barang ke luar pulau itu membuat keduanya harus melakukan perjalanan antardaerah. Perjalanan terakhir kemudian menjadi perhatian keluarga setelah komunikasi dengan keduanya terputus.

Kepala Desa Bangbang Pande Pandu Winata mengatakan pihak keluarga bersama pemerintah desa masih membutuhkan kepastian mengenai data manifest penumpang maupun perkembangan proses pencarian. Pemerintah desa juga terus berupaya mencari informasi mengenai keberadaan kedua bersaudara tersebut melalui pihak terkait.

Hingga kini, keluarga memilih tidak berspekulasi mengenai kondisi Putu Pramana Yoga dan Kadek Sayoga Putra. Mereka masih menunggu informasi resmi dari pihak berwenang mengenai hasil pendataan dan perkembangan pencarian.

Keluarga berharap proses pencarian terhadap Putu Pramana Yoga, Kadek Sayoga Putra, serta korban lainnya segera menemukan titik terang.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami