Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Seorang sopir truk berinisial GS (21), asal Desa Muncan, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, menjadi korban pembakaran pada Jumat (18/9/2026). Peristiwa tersebut diduga dipicu persoalan uang setoran truk.
Korban disebut dibakar oleh bosnya saat berada di kamar rumahnya. Saat kejadian, GS diketahui sedang sakit selama dua hari sehingga tidak bekerja.
Informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika terduga pelaku yang merupakan bos korban datang ke rumah GS. Pelaku disebut menanyakan keberadaan korban karena belum menyerahkan uang setoran truk selama beberapa hari.
Pelaku kemudian masuk ke kamar dan mendapati korban sedang beristirahat. Keduanya diduga terlibat cekcok terkait uang setoran.
Korban disebut hanya mampu menyerahkan sebagian uang dari jumlah setoran yang seharusnya. Terduga pelaku diduga tidak menerima jumlah tersebut dan melempar uang yang diberikan korban ke lantai.
Tak lama kemudian, terduga pelaku diduga melakukan pembakaran menggunakan pertalite yang sebelumnya telah dibawa. Api tidak hanya mengenai tubuh korban, tetapi juga membakar bagian kamar berukuran sekitar 3x4 meter yang ditempati GS.
Dalam kondisi tubuh terbakar, korban kemudian berlari keluar kamar untuk meminta pertolongan. Seorang warga yang melihat kejadian tersebut langsung berteriak meminta bantuan.
Warga sekitar kemudian datang dan memberikan pertolongan sebelum membawa korban ke Puskesmas Selat.
Korban Luka Bakar 40 Persen
Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban telah dirujuk ke RS Prof Ngoerah (Sanglah) untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
"Pelaku sudah diamankan, pelaku adalah bos korban, menurut keterangan yang diperoleh korban ini sudah 15 hari belum nyetor selain itu ada riwayat meminjam uang juga, kemungkin bosnya emosi, cekcok hingga akhirnya terjadi pembakaran," ujarnya.
Menurut keterangan kepolisian, korban mengalami luka bakar sekitar 40 persen. Polisi telah mengamankan terduga pelaku dalam kasus tersebut. Sejumlah barang bukti juga diamankan untuk kepentingan penyelidikan, termasuk botol bekas wadah pertalite yang diduga digunakan dalam aksi pembakaran.
Selain itu, polisi masih mendalami keterangan para saksi serta menelusuri lokasi pembelian pertalite yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 552 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 411 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 409 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan