Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 23 Mei 2026
Aktivis Muslim Eropa Serukan Boikot Kurma Israel Jelang Ramadan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Aktivis muslim dari lembaga swadaya masyarakat yang fokus isu Palestina, Sahabat Al Aqsa (Friends of Al Aqsa/FoA) menyerukan muslim di negara-negara Eropa memboikot kurma hasil budidaya Israel jelang Ramadan.
FoA meminta mereka tak berbuka puasa dengan mengonsumsi kurma produksi Israel.
"Dengan memilih tak membeli kurma Israel saat Ramadan ini, komunitas Muslim bisa mengirim pesan yang tegas dan kuat soal pendudukan ilegal Israel dan apartheid di Palestina," kata anggota FoA, Shamiul Joarder, seperti dikutip Arab News akhir Februari lalu.
Dalam pernyataan resmi, FoA menyatakan Israel adalah produser kurma Medjoul terbesar. Mereka mengekspor sekitar 50 persen kurma Israel ke Eropa.
Beberapa negara itu di antaranya Belanda, Prancis, Spanyol, dan Italia. Pada 2020, Israel juga mengimpor 3.000 ton kurma ke Inggris.
"Kurma-kurma ini kemudian dijual di supermarket besar serta tokoh-tokoh di seluruh benua," demikian pernyataan FoA.
FoA mengutip pernyataan hak asasi manusia internasional terkemuka, termasuk Amnesty International dan Human Rights Watch, yang menyebut Israel melakukan kejahatan apartheid.
Namun, negara-negara Eropa gagal menjatuhkan sanksi terhadap Israel dan menegakkan hukum internasional.
Dalam kesempatan itu, Joarder menyerukan kini saatnya Eropa bergerak dengan memboikot kurma buatannya.
"Saatnya memperbarui komitmen kami terhadap BDS (Boikot, Divestasi, Sanksi) Ramadan ini," kata dia lagi.
Joarder kemudian mengatakan sebagai komunitas mereka memiliki kekuatan, dan bisa membuat suara agar lebih didengar melalui tindakan sederhana dengan mengembalikan kurma Israel ke rak.
"Yang perlu kita lakukan hanyalah #CheckTheLabel dan tidak membeli kurma dari apartheid Israel," ujar dia lagi.
Hari Aksi mendorong umat Islam untuk "memeriksa label" telah diserukan di masjid-masjid Inggris pada 17 Maret, jelang Ramadan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1997 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1828 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1356 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1237 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah