Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 23 Mei 2026
Selandia Baru Buka Suara Pasukan RI Serbu OPM Penculik Pilot Susi Air
beritabali.com/cnnindonesia.com/Selandia Baru Buka Suara Pasukan RI Serbu OPM Penculik Pilot Susi Air
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kementerian Luar Negeri Selandia Baru buka suara mengenai laporan pasukan gabungan TNI-Polri menyerang basis-basis Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) penculik pilot Susi Air, Philip Mehrtens.
Kemlu Selandia Baru mengaku sudah mengetahui kabar tersebut dan menyatakan bahwa keselamatan Mehrtens yang merupakan warga negara Selandia Baru tetap menjadi prioritas pemerintah.
"Kami mengetahui laporan insiden keamanan baru-baru ini di Papua," demikian pernyataan Kemlu Selandia Baru kepada CNNIndonesia.com, Rabu (29/3).
"Kesejahteraan warga Selandia Baru [Philip Mehrtens] yang menjadi inti dari situasi ini adalah prioritas utama kami," lanjut pernyataan tersebut.
Dalam pernyataan itu, Kemlu Selandia Baru juga menegaskan bahwa pemerintah Wellington melakukan semua upaya untuk mendapat resolusi damai dan pembebasan sandera dengan aman.
"Termasuk bekerja sama dengan pihak berwenang Indonesia dan mengerahkan staf konsuler Selandia Baru," demikian pernyataan Kemlu Selandia Baru.
Juru bicara Kemlu Selandia Baru merilis pernyataan untuk menjawab pertanyaan seputar perkembangan dan langkah baru kasus penyanderaan Mehrtens usai media negara itu melaporkan operasi pembebasan oleh Indonesia di markas TPNPB-OPM pekan lalu.
Media Radio New Zealand (RNZ) melaporkan pasukan RI melancarkan operasi pembebasan pada Kamis (23/3) di Nduga pukul 01.00 waktu setempat.
Serangan itu menyulut serangan balik dari grup separatis Papua tersebut dan menimbulkan korban jiwa.
TPNPB-OPM mengonfirmasi mengenai kabar serangan itu melalui pernyataan yang dirilis Minggu (26/3). Mereka menegaskan operasi yang dilakukan pasukan RI tersebut melanggar permintaan dari pemerintah Selandia Baru yakni upaya pembebasan Mehrtens secara damai tanpa kekerasan.
OPM juga mengakui satu orang anggota mereka tewas dalam kontak senjata dengan pasukan RI, seperti dilansir dari RNZ. Namun, mereka mengklaim berhasil menembak pasukan musuh dan menyebut satu tentara TNI tewas serta satu lagi dari personel Polri.
Sejauh ini belum jelas posisi Mehrtens terkait kabar penyerbuan pasukan TNI-Polri ke basis OPM. Kemungkinan pria yang sudah disandera lebih dari sebulan itu masih disembunyikan di tengah-tengah hutan Papua.
Sementara itu, belum ada keterangan lebih lanjut dari TNI dan Polri terkait kabar penyerangan ini. CNNIndonesia.com masih mencoba meminta konfirmasi dari otoritas keamanan di Papua.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1993 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1821 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1350 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1230 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah