Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Selandia Baru Buka Suara Pasukan RI Serbu OPM Penculik Pilot Susi Air
beritabali.com/cnnindonesia.com/Selandia Baru Buka Suara Pasukan RI Serbu OPM Penculik Pilot Susi Air
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kementerian Luar Negeri Selandia Baru buka suara mengenai laporan pasukan gabungan TNI-Polri menyerang basis-basis Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) penculik pilot Susi Air, Philip Mehrtens.
Kemlu Selandia Baru mengaku sudah mengetahui kabar tersebut dan menyatakan bahwa keselamatan Mehrtens yang merupakan warga negara Selandia Baru tetap menjadi prioritas pemerintah.
"Kami mengetahui laporan insiden keamanan baru-baru ini di Papua," demikian pernyataan Kemlu Selandia Baru kepada CNNIndonesia.com, Rabu (29/3).
"Kesejahteraan warga Selandia Baru [Philip Mehrtens] yang menjadi inti dari situasi ini adalah prioritas utama kami," lanjut pernyataan tersebut.
Dalam pernyataan itu, Kemlu Selandia Baru juga menegaskan bahwa pemerintah Wellington melakukan semua upaya untuk mendapat resolusi damai dan pembebasan sandera dengan aman.
"Termasuk bekerja sama dengan pihak berwenang Indonesia dan mengerahkan staf konsuler Selandia Baru," demikian pernyataan Kemlu Selandia Baru.
Juru bicara Kemlu Selandia Baru merilis pernyataan untuk menjawab pertanyaan seputar perkembangan dan langkah baru kasus penyanderaan Mehrtens usai media negara itu melaporkan operasi pembebasan oleh Indonesia di markas TPNPB-OPM pekan lalu.
Media Radio New Zealand (RNZ) melaporkan pasukan RI melancarkan operasi pembebasan pada Kamis (23/3) di Nduga pukul 01.00 waktu setempat.
Serangan itu menyulut serangan balik dari grup separatis Papua tersebut dan menimbulkan korban jiwa.
TPNPB-OPM mengonfirmasi mengenai kabar serangan itu melalui pernyataan yang dirilis Minggu (26/3). Mereka menegaskan operasi yang dilakukan pasukan RI tersebut melanggar permintaan dari pemerintah Selandia Baru yakni upaya pembebasan Mehrtens secara damai tanpa kekerasan.
OPM juga mengakui satu orang anggota mereka tewas dalam kontak senjata dengan pasukan RI, seperti dilansir dari RNZ. Namun, mereka mengklaim berhasil menembak pasukan musuh dan menyebut satu tentara TNI tewas serta satu lagi dari personel Polri.
Sejauh ini belum jelas posisi Mehrtens terkait kabar penyerbuan pasukan TNI-Polri ke basis OPM. Kemungkinan pria yang sudah disandera lebih dari sebulan itu masih disembunyikan di tengah-tengah hutan Papua.
Sementara itu, belum ada keterangan lebih lanjut dari TNI dan Polri terkait kabar penyerangan ini. CNNIndonesia.com masih mencoba meminta konfirmasi dari otoritas keamanan di Papua.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3976 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1382 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 936 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 862 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 734 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun