Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
AHY Anggap Pemerintah Indonesia Tak Serius Bela Palestina
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menganggap pemerintah Indonesia tak pernah serius memperjuangkan kemerdekaan Palestina dari Israel.
AHY mengatakan sejauh ini keikutsertaan Indonesia di sejumlah forum internasional sangat minim. Pada Sidang Umum PBB atau UN's General Assembly (GA) misalnya, AHY menyebut Indonesia hanya sekali hadir secara daring.
"Sekali lewat zoom ketika pandemi, selebihnya ya tidak datang. Padahal itu adalah forum yang baik untuk menyuarakan isu-isu dunia tadi," kata AHY di Bandung, Kamis (30/3).
AHY menepis klaim sejumlah pihak yang menolak kehadiran Israel di Piala Dunia U-20 Indonesia atas dasar kemanusiaan. Buntut penolakan itu FIFA kini mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah.
Menurut AHY, para pihak yang menolak mestinya tak mencampuradukkan politik dan olahraga. Ia mengatakan solidaritas Indonesia untuk Palestina mestinya diletakkan pada jalur diplomasi multilateral.
"Forumnya tidak sama, kita punya banyak forum lainnya untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Ada namanya PBB," ujarnya.
Lebih lanjut, AHY mengaku tak percaya pernyataan sejumlah pihak yang menolak kehadiran Israel di Indonesia murni atas dasar kebaikan negara. Dia meyakini pernyataan para politikus dan tokoh soal itu sarat motif politik.
"Saya nggak yakin statement yang dilontarkan oleh tokoh a b, figur a b, itu benar-benar untuk Indonesia kita. Bukan. Tapi lebih sifatnya politis," kata dia.
AHY mengatakan keputusan FIFA mencabut status tuan rumah Indonesia telah mempertaruhkan nama baik negara. Menurutnya, pemerintah mestinya telah memprediksi semua potensi gejolak atau masalah terkait Piala Dunia.
AHY pun heran sikap presiden berbeda dengan gubernur, pemerintah daerah, bahkan hingga para menterinya.
"Ini negara macam apa kalau begini. Dan kita lagi-lagi mempertaruhkan nama baik dan reputasi kita di dunia internasional," kata AHY.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan pernyataan resmi terkait polemik penolakan Timnas Israel. Secara garis besar Jokowi meminta agar urusan politik dan olahraga dipisahkan.
"Pertama ini prinsip. Prinsip negara kita Indonesia yang selalu konsisten dan teguh dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Palestina dan mendukung penyelesaian two state solution, negara Israel dan negara Palestina merdeka. Ini sesuai dengan konstitusi menolak penjajahan dalam bentuk apapun. Ini selalu kita sampaikan dalam forum bilateral, multilateral, maupun forum internasional lainnya," ujar Jokowi, Selasa (28/3).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8050 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5659 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2394 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan