Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Ribuan Mumi Domba dan Istana Ditemukan di Mesir
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sekitar 2.000 mumi kepala domba jantan yang berasal dari periode Ptolemeus ditemukan. Pejabat Pariwisata dan Purbakala Mesir mengatakan, kepala mumi hewan ditemukan di kuil Ramses II di kota kuno Abydos di Mesir selatan.
Mumi anjing, domba, sapi, rusa, dan musang yang ditinggalkan sebagai persembahan di kuil juga ditemukan. Hewan-hewan itu dianggap sebagai persembahan wajib yang menunjukkan penghormatan untuk Ramses II di situs tersebut sekitar 1.000 tahun setelah kematiannya.
Menurut CNN Internasional, Abydos, yang terletak di Mesir Sohag, sekitar 270 mil (435 kilometer) selatan Kairo, adalah salah satu situs arkeologi utama Mesir yang jarang dikunjungi. Area itu merupakan pekuburan untuk kerajaan Mesir kuno awal dan pusat ziarah untuk pemujaan dewa Osiris.
Penggalian dilakukan oleh sebuah misi dari Institut Studi Dunia Kuno, Universitas New York.
Di samping sisa-sisa hewan mumi, tim menemukan struktur istana besar dengan dinding setebal sekitar lima meter dari dinasti keenam Kerajaan Lama. Di lokasi yang sama, peneliti juga menemukan sejumlah patung, papirus, sisa-sisa pohon kuno, pakaian kulit dan sepatu.
"Struktur tersebut dapat membantu membangun kembali kesan lanskap kuno Abydos sebelum pembangunan kuil Ramses II," kata kepala misi, Sameh Iskander.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8022 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5650 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2391 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan