Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 23 Mei 2026
Ribuan Mumi Domba dan Istana Ditemukan di Mesir
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sekitar 2.000 mumi kepala domba jantan yang berasal dari periode Ptolemeus ditemukan. Pejabat Pariwisata dan Purbakala Mesir mengatakan, kepala mumi hewan ditemukan di kuil Ramses II di kota kuno Abydos di Mesir selatan.
Mumi anjing, domba, sapi, rusa, dan musang yang ditinggalkan sebagai persembahan di kuil juga ditemukan. Hewan-hewan itu dianggap sebagai persembahan wajib yang menunjukkan penghormatan untuk Ramses II di situs tersebut sekitar 1.000 tahun setelah kematiannya.
Menurut CNN Internasional, Abydos, yang terletak di Mesir Sohag, sekitar 270 mil (435 kilometer) selatan Kairo, adalah salah satu situs arkeologi utama Mesir yang jarang dikunjungi. Area itu merupakan pekuburan untuk kerajaan Mesir kuno awal dan pusat ziarah untuk pemujaan dewa Osiris.
Penggalian dilakukan oleh sebuah misi dari Institut Studi Dunia Kuno, Universitas New York.
Di samping sisa-sisa hewan mumi, tim menemukan struktur istana besar dengan dinding setebal sekitar lima meter dari dinasti keenam Kerajaan Lama. Di lokasi yang sama, peneliti juga menemukan sejumlah patung, papirus, sisa-sisa pohon kuno, pakaian kulit dan sepatu.
"Struktur tersebut dapat membantu membangun kembali kesan lanskap kuno Abydos sebelum pembangunan kuil Ramses II," kata kepala misi, Sameh Iskander.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1992 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1818 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1349 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1227 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah