Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Ngeri Perang Pecah Asia, Kapal Perang Cina Dekati Taiwan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Situasi Selat Taiwan memanas. Taiwan melaporkan Cina melakukan manuver baru di perairan itu, Kamis (6/4/2023).
Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan sebuah helikopter anti-kapal selam Cina wara-wiri di sekitar pulau. Ada pula tiga kapal perang yang juga turut tertangkap radar mendekati Taiwan.
"Satu pesawat PLA (tentara nasional Cina) dan tiga kapal PLA di sekitar Taiwan terdeteksi pada pukul 06.00 pagi hari ini," kata Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan dalam sebuah pernyataan, dikutip AFP.
"Angkatan Bersenjata (Taiwan) telah memantau situasi dan menugaskan pesawat, kapal Angkatan Laut, dan sistem rudal darat untuk menanggapi kegiatan ini," tambahnya.
Diketahui Presiden Taiwan Tsai Ing-wen bertemu dengan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Kevin McCarthy di Los Angeles, Raub malam. Ini membuat Cina meradang.
Bagi Cina, Taiwan adalah bagian dari negaranya. Cina pun telah mengancam tanggapan "tegas" terhadap pertemuan itu.
"Menanggapi tindakan kolusi yang sangat keliru antara AS dan Taiwan, Cina akan mengambil langkah tegas dan efektif untuk menjaga kedaulatan nasional dan integritas wilayah," ujar Kementerian Luar Negeri Cina dalam sebuah pernyataan Rabu yang diterbitkan oleh Xinhua.
"Pertemuan hari Rabu sangat melanggar prinsip satu-Cina," kata kementerian lagi mengacu pada kebijakan yang secara resmi diakui oleh AS selama beberapa dekade.
"Masalah Taiwan adalah inti dari kepentingan inti Cina dan garis merah pertama yang tidak boleh dilanggar dalam hubungan Cina-AS," tambahnya.
Sementara itu, Dewan Urusan Daratan Taipei (MAC), badan pembuat kebijakan di pulau itu, menuduh Beijing "menghalangi" perdagangan di Selat Taiwan. Di mana Cina melakukan inspeksi di tempat pada kapal kargo dan penumpang.
"Tindakan pihak Cina dengan sengaja meningkatkan ketegangan lintas-selat," kata MAC.
"Ini adalah pelanggaran yang jelas terhadap perjanjian pelayaran lintas selat dan praktik maritim yang akan berdampak buruk pada lalu lintas normal antara kedua belah pihak," ujarnya lagi.
Sebelumnya di 2022, China juga pernah tersulut emosi karena Ketua DPR AS kala itu, Nancy Pelosi, berkunjung ke Taipe. Cina intensif mengirimkan jet-jet tempurnya ke langit dekat Taiwan sejak saat itu.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8022 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5650 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2391 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan