Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 23 Mei 2026
Paramiliter Sudan Rebut Istana Presiden, Perang Pecah di Ibu Kota
BERITABALI.COM, DUNIA.
Paramiliter Sudan mengklaim menduduki Istana Kepresidenan di Ibu Kota Khartoum dan beberapa gedung pemerintah pada Sabtu (15/4) dalam upaya kudeta terbaru yang terjadi di negara Afrika Utara itu.
Dalam sebuah pernyataan, Rapid Support Forces (RSF), pasukan paramiliter Sudan, mengatakan telah "mengontrol sepenuhnya" Istana Kepresidenan dan juga sejumlah bandara di Khartoum dan Merowe, utara negara itu.
RSF juga mengklaim telah mengambil alih kediaman Pangila Angkatan Darat Sudan Jenderal Abdel Fattah al-Burhan, dan Bandara Internasional Khartoum.
RSF juga telah menduduki dua bandara lain di wilayah utara dan selatan, yakni bandara di Kota Merowe dan El-Obeid. Pangkalan militer di Kota Merowe pun saat ini telah dikepung dan ditembaki dengan senjata berat.
RSF menuturkan serbuan ini dilakukan sebagai balasan atas berbagai serangan militer Sudan terhadap markasnya di selatan Khartoum baru-baru ini.
Perang pun pecah ibu kota, di mana angkatan udara Sudan melancarkan serangan udara ke sejumlah markas RSF di Khartoum.
Baca juga:
Rusia Pelajari Dokumen Rahasia AS Yang Bocor
Serangan udara itu menerjang sejumlah markas dan gudang senjata RSF di Khartoum.
"Angkatan Udara Sudan menghancurkan kamp Tiba dan Soba di Khartoum milik RSF dan mendesak warga sipil di sekitar wilayah itu untuk tetap berada di dalam ruangan," bunyi pernyataan militer Sudan seperti dikutip AFP.
RSF merupakan sebuah kelompok paramiliter berpengaruh di Sudan yang dibentuk sejak perang Darfur tahun 2013 dan dipimpin oleh Jenderal Mohamed Hamdan Dagalo, yang dikenal dengan nama 'Hemedti'.
Hemedti telah menempatkan dirinya di barisan terdepan dalam menentang transisi pemerintahan yang direncanakan menuju negara demokrasi. Sejak Juli 2019, Sudan berada dalam situasi peralihan dari pemerintahan yang dipimpin oleh militer menuju pemerintahan sipil demokratis.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1977 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1802 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1334 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1211 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah