Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Hari Terakhir Pencarian Bule Rusia yang Tenggelam di Pantai Saba, Masih Nihil
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Warga Rusia, Vladimir Kushnirenko yang tenggelam di Pantai Saba, memasuki hari terakhir. Hingga Selasa siang (25/4) pencarian belum membuahkan hasil.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta, menyatakan pencarian melibatkan petugas gabungan dari berbagai unsur. Petugas melakukan penyisiran di tepi pantai hingga menyusuri laut menggunakan rubber boat.
Petugas gabungan juga telah melakukan pencarian dari Pantai Saba, Pantai Cucukan hingga Pantai Sukaluwih. “Penyisiran laut 2 regu dan tepi pantai 8 regu. Patroli dimulai pukuk 08.30 Wita, demikian juga penyisiran,” ujarnya.
Sementara itu, koordinator tim gabungan, Komang Sudiarsa menyatakan kendala yang dihadapi oleh tim adalah gelombang laut yang tinggi. “Kendala saat penyisiran adalah air pasang dan cuaca berubah-ubah. Arus laut juga berubah-ubah,” jelasnya.
Dikatakannya, sebetulnya hari Senin (24/4) merupakan hari pencarian ke-7. Sesuai SOP, pencarian akan dihentikan Selasa (25/4). Apabila tidak ditemukan, maka tim akan kembali ke markas masing-masing.
“Bukan berarti kami berhenti total. Kalau ada laporan lanjutan, kami siap turun melakukan evakuasi,” tutupnya.
Sebelumnya, warga Rusia, Vladimir, tenggelam Rabu petang lalu (19/4). Dia mandi bersama temannya. Saat itu gelombang besar sempat menyeret mereka. Namun nahas bagi korban Vlamidir tenggelam belum ditemukan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1211 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 942 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 774 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 703 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik