Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 1 Oktober 2026
Jokowi Lempar Senyum dan Angkat Tangan Soal Kritik Mobil Listrik Anies
beritabali.com/cnnindonesia.com/Jokowi Lempar Senyum dan Angkat Tangan Soal Kritik Mobil Listrik Anies
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak merespons satu kata pun saat dimintai respons atas kritik Anies Baswedan terhadap subsidi mobil listrik.
Usai gelaran acara puncak Musra relawannya di Istora Senayan, Jokowi hanya tersenyum dan langsung meninggalkan awak media. Dia sempat melirik ke salah satu wartawan yang melontarkan pertanyaan tersebut, namun tak menjawabnya.
"Kemarin Pak Anies menyerang program subsidi mobil listrik yang Bapak luncurkan. Apakah Bapak khawatir Pak Anies, tidak melanjutkan program Bapak ke depan?" Ujar salah satu awak media yang melontarkan pertanyaan tersebut.
Sebelum meninggalkan awak media, Jokowi sempat tersenyum dan mengangkat kedua tangannya.
Anies sebelumnya sempat mengkritisi bantuan pemerintah berupa subsidi dan insentif untuk pembelian kendaraan listrik di Indonesia. Dia bilang kebijakan itu tidak tepat jika tujuannya adalah menekan emisi karbon.
Anies yang merupakan bakal capres dari koalisi perubahan itu menilai dorongan pemerintah lewat bantuan subsidi mobil listrik supaya masyarakat beralih ke kendaraan listrik, tidak serta merta membuat lingkungan jadi lebih baik.
Baca juga:
PSI Klaim Jokowi Belum Resmi Dukung Ganjar
Dia juga mengklaim pembeli mobil listrik sebetulnya tidak membutuhkan bantuan tersebut.
"Kalau kami hitung apalagi ini, contoh ketika sampai pada mobil listrik, emisi karbon mobil listrik per kapita per kilometer sesungguhnya lebih tinggi daripada emisi karbon bus berbahan bakar minyak," kata Anies akhir pekan kemarin.
Bagi Anies, pemerintah seharusnya lebih dulu membenahi sektor transportasi umum bertenaga listrik. Dia mengklaim jejak karbon seseorang saat menggunakan kendaraan pribadi listrik lebih tinggi ketimbang angkutan umum dengan mesin konvensional.
"Kalau kami hitung apalagi ini, contoh ketika sampai pada mobil listrik, emisi karbon mobil listrik per kapita per kilometer sesungguhnya lebih tinggi daripada emisi karbon bus berbahan bakar minyak," katanya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 252 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 204 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 191 Kali
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 177 Kali
Karyawan Toko di Sukawati Curi Rp73 Juta, Kabur ke Banyuwangi
Dibaca: 164 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar