Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 2 Mei 2026
Kesalahan Sinyal Diduga Jadi Penyebab Tabrakan Kereta di India
BERITABALI.COM, DUNIA.
Penyelidikan awal menduga kesalahan sinyal sebagai penyebab tabrakan kereta penumpang dan barang di Kota Balasore, negara bagian Odisha, India, pada Jumat (2/6).
"Coromandel Express seharusnya melakukan perjalanan di jalur utama, tetapi sinyal diberikan untuk jalur lingkar sebagai gantinya, dan kereta menabrak kereta barang yang sudah diparkir di sana. Gerbong-gerbongnya kemudian jatuh ke rel di kedua sisinya, juga menggelincirkan Howrah Superfast Express," kata K. S. Anand, Kepala Humas South Eastern Railway, dikutip dari Reuters.
Atas insiden tragis ini, 288 orang telah dikonfirmasi meninggal dunia dan 803 mengalami luka. Namun, angka ini masih bisa bertambah karena mayat-mayat masih terperangkap di dalam gerbong yang hancur dan operasi penyelamatan masih terus berlanjut.
Seorang penumpang yang selamat, Anubha Das, mengatakan ia tidak akan pernah melupakan kejadian tersebut.
"Keluarga-keluarga hancur, tubuh-tubuh yang tak bernyawa dan darah berceceran di atas rel," katanya.
Rekaman video menunjukkan gerbong kereta yang tergelincir dan rel yang rusak, serta tim penyelamat mencari di antara gerbong-gerbong yang hancur untuk menarik para korban yang selamat dan melarikan mereka ke rumah sakit.
Mayat-mayat tergeletak di lantai berlumuran darah di sebuah sekolah yang digunakan sebagai kamar mayat darurat, dan polisi membantu kerabat mengidentifikasi mayat-mayat tersebut, yang ditutupi dengan kain putih dan dimasukkan ke dalam tas yang dirantai.
Tragedi yang menimpa negara berpenduduk 1,4 miliar ini disebut sebagai tragedi kereta api terburuk sejak 2016. Ketika itu lebih dari 140 orang tewas dalam sebuah kecelakaan kereta di negara bagian Uttar Pradesh utara, India.
Kecelakaan terparah di sejarah kereta api India sendiri terjadi pada 1981 ketika sebuah kereta api terjun dari jembatan ke sungai di negara bagian Bihar, menewaskan sekitar 800 orang.
Dalam sebuah data pada 2021 disebutkan sekitar 16.431 orang tewas dalam hampir 18 ribu kecelakaan kereta api di seluruh India.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 241 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 203 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang