Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Berdalih Bayar Iuran Upacara Adat, Pria di Denpasar Mencuri HP di Kos
BERITABALI.COM, DENPASAR.
I Wayan Alit Putra (49) dijebloskan ke tahanan Polsek Denpasar Barat. Pria asal Gianyar ini kedapatan mencuri 1 buah ponsel berdalih butuh biaya untuk membayar iuran upacara adat di kampung halamannya.
Aksi pencurian ini dilakukan tersangka di kamar kos Jalan Nangka Selatan Gang Cendrawasih II No. 6, Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara, pada Rabu 28 Juni 2023 siang.
Menurut Kapolsek Denpasar Utara Iptu I Putu Carlos Dolesgit, kejadian ini dilaporkan pemilik ponsel, Baig Evaria. Korban mengaku meninggalkan ponsel saat sedang mengisi daya di kamar kosnya. Sementara di kamar kos anaknya sedang tertidur pulas.
"Korban kehilangan ponsel saat keluar ke warung membeli beras," ujar Kapolsek Putu Carlos, pada Kamis 6 Juli 2023.
Tim Opsnal Unit Reskrim menyelidiki kasus pencurian tersebut dan menangkap pelakunya di seputaran Jalan Nangka Selatan Gang Merpati, Denpasar Utara. Dari tangan pelaku asal Desa Lebih Gianyar itu disita barang bukti ponsel milik korban.
Diinterogasi Polisi, tersangka Wayan Alit Putra mengaku perbuatanya mencuri ponsel korban di kamar kos. Ia lalu melepas sim card dan ponsel disembunyikan di ventilasi kamar kos.
Rencananya, tersangka akan menjual ponsel tersebut untuk membayar iuran upacara adat di kampungnya.
"Tersangka ini sedang menjalani cuti bersyarat dari LP Tabanan. Dia sudah 3 kali divonis bersalah dalam kasus penganiayaan dan penggelapan perhiasan," bebernya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3814 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1760 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang