Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Polisi Cari Sisa Tubuh Korban Mutilasi di Sleman, Amankan Barbuk Panci
beritabali.com/cnnindonesia.com/Polisi Cari Sisa Tubuh Korban Mutilasi di Sleman, Amankan Barbuk Panci
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadikan kompor hingga panci besar sebagai barang bukti kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap mahasiswa berinisial R di Sleman.
Selain kompor dan panci, polisi turut menyita beberapa barang bukti lain dari sebuah rumah kost yang diduga menjadi lokasi eksekusi R, daerah Triharjo, Sleman. Benda-benda itu meliputi palu, pisau, pacul, tali, tabung gas, sepeda motor, serta handphone.
"Sementara kami akan lakukan pendalaman (terhadap barang bukti) tapi yang jelas ini ada huhungannya dengan tindak pidana dan peristiwa tersebut," Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol FX Endriadi di Mapolda DIY, Minggu (16/7).
Endriadi menjelaskan kedua pelaku diamankan pada Sabtu (15/7) malam setelah sempat melarikan diri ke Bogor, Jawa Barat.
Dari pengakuan keduanya, ditambah hasil pemeriksaan RS Bhayangkara didapati identitas potongan tubuh itu yang tak lain adalah R, seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta.
R adalah warga Pangkal Pinang, Bangka Belitung yang sempat masuk daftar orang hilang di Polsek Kasihan, Bantul. Endriadi menyebut, antara korban dan kedua pelaku saling mengenal.
"Pelaku bukan mahasiswa. Pelaku yang satu karyawan kuliner di Jogja, yang satu penjual kue," jelas Endriadi.
Cari sisa tubuh korban
Sejauh ini, polisi masih mendalami motif kedua pelaku dalam melakukan aksinya. Termasuk mencari sisa tubuh korban yang masih belum ditemukan serta memastikan penyebab hingga waktu kematiannya.
Potongan tubuh yang telah ditemukan sejauh ini berupa tangan kiri, dua potong bagian mata kaki, dan dua bagian tubuh lain yang sudah tak berbentuk. Kemudian ada pula bagian potongan tubuh lainnya seperti kepala yang ditemukan usai polisi menginterogasi kedua pelaku usai penangkapan di Bogor.
"Masih mencari potongan lagi, kami akan melakukan pengungkapan perkara ini secara terang benderang," imbuh Endriadi.
Terancam hukuman mati
RD dan W, sudah ditetapkan tersangka dan dikenakan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati.
"Pasal pembunuhan berencana, terancam hukuman mati," kata Endriadi.
Sebelumnya, sejumlah potongan tubuh manusia diduga korban mutilasi ditemukan di area Sungai Bedog, Bangunkerto, Turi, Sleman, DIY, Rabu (12/7) malam.
Kapolresta Sleman Kombes Pol Yuswanto Ardi menyebut potongan tubuh itu awal mula ditemukan oleh salah warga yang hendak memancing di bawah jembatan penghubung Dusun Bangunkerto dan Wonokerto. Temuan itu kemudian dilaporkan ke kepolisian setempat.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7807 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5631 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan