Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 2 Mei 2026
Bisnis F&B di Ubud Kian Melejit, Adiwana Bisma Kuatkan Investasi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ubud merupakan surga bagi para pecinta kuliner. Ada banyak restoran, warung makan, dan kafe yang menawarkan berbagai macam hidangan tradisional Bali dan internasional. Pengunjung dapat menikmati masakan Bali yang autentik hingga makanan organik dan jus sehat.
Ada beragam pilihan restoran, kafe, dan warung di wilayah Ubud. Seperti salah satunya restoran Pistachio. Restoran yang berdiri sejak tahun 2019 ini berlokasi di Jalan Bisma, Ubud. Jaraknya hanya 5 menit dari Monkey Forest Ubud.
Restoran milik Adiwana Bisma Resort ini selalu ramai oleh pengunjung untuk bersantap siang dan juga makan malam.
"Walaupun ini milik hotel namun 90% pengunjung yang datang ke restoran kami adalah tamu dari luar resort (walk-in)," ungkap Gusti Suijana, General Manager Adiwana Resort (14/7)
Konsep menu restoran di Ubud kebanyakan back to nature imbuhnya. Pengunjung yang datang ke Ubud sebagian besar sudah sadar dengan pola hidup sehat. Pistachio Ubud menawarkan menu balinese, internasional dan juga menu sehat.
Mengelola bisnis F&B di Ubud saat ini diperlukan strategi marketing yang mumpuni terutama dalam memanfaatkan kemajuan digital. Dibutuhkan keberanian untuk berinvestasi dalam menjalankan promosi digital.
"harus berani investasi, kami menggunakan google ads dan instagram untuk membidik konsumen datang. Bahkan sebelum mereka sampai di Bali, kami sudah munculkan iklannya di negara tersebut didukung visualisasi konten yang menarik," tambahnya.
Bisnis F&B dinilai lebih tangguh menghadapi masa sulit seperti saat pandemi lalu. Dengan memanfaatkan aplikasi order makanan online saja masih tetap bisa berjualan lewat online.
Membangun bisnis sejenis restoran di Ubud membutuhkan modal yang tidak sedikit.
"Estimasi modal membangun bisnis restoran di Ubud kapasitas 30 orang dengan lahan milik pribadi membutuhkan modal minimal 1 Miliar hingga 1.5 Miliar rupiah," terang Aditya Kusuma selaku Direktur Adiwana Bisma Resort.
Selain kuatkan investasi di F&B, Adiwana Bisma Resort Ubud juga mulai merasakan pemulihan dari bisnis penginapan. Resort yang memiliki 40 kamar ini mulai mengembangkan venue wedding dan akan segera membuka tempat bersantai untuk menikmati keindahan alam ubud yang lebih eksklusif dengan tetap merasakan keaslian suasana setempat
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 241 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 202 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang