Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Jalan Melintasi Beji, Lansia di Tabanan Tertimpa Ranting Pohon Bunut
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang pria paruh baya atas nama I Ketut Joda, 75 tahun asal Banjar Buahan Tengah, Tabanan mengalami nasib nahas ketika melintas di jalan menuju Beji di dekat rumahnya karena tertimpa ranting pohon bunut pada Senin sore sekitar Pukul 17.00 WITA.
Akibatnya, kakek ini harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami cedera di kepala.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan I Nyoman Srinadha Giri menyebutkan, setelah mendapatkan laporan pohon tumbang, pihaknya langsung menuju ke lokasi dan melakukan pembersihan sekaligus pemotongan ranting pohon.
“Karena sudah sore, pemotongan pohon kami lanjutkan esok, Selasa, (25/7),” ujarnya.
Ia menyebutkan, ukuran batang pohon bunut lumayan besar. Berdiameter sekitar setengah meter. Pihaknya memerlukan waktu yang lumayan panjang untuk bisa menuntaskan pemotongan pohon tersebut.
“Agar tidak mengganggu warga yang lewat menuju sawah atau beji,” ujarnya.
Srinadha Giri belum berani memastikan penyebab pohon tumbang, karena sejak Senin pagi hingga sore cuaca relatif baik di sekitar wilayah Kota Tabanan.
“Soal penyebabnya, kami belum bisa pastikan. Bisa jadi juga karena usia pohon,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4550 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2356 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2010 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1614 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1058 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun