Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Insiden Desak-desakan di Stadion Madagaskar, 13 Tewas Ratusan Terluka
beritabali.com/cnnindonesia.com/Insiden Desak-desakan di Stadion Madagaskar, 13 Tewas Ratusan Terluka
BERITABALI.COM, DUNIA.
Belasan orang tewas akibat berdesak-desakan di pintu masuk Stadion Barea ibu kota Madagaskar, Antananarivo, saat akan menghadiri acara pembukaan Indian Ocean Island Games.
Sebanyak 13 orang, tujuh di antaranya anak anak, meninggal dunia dalam kerumunan massa yang berdesak-desakan di pintu masuk stadion tersebut.
"Sejauh ini 13 orang tewas dan 107 orang terluka," kata anggota parlemen oposisi Madagaskar, Hanitra Razafimanantsoa, dikutip AFP.
Palang Merah yang berada di lokasi kejadian juga mengonfirmasi insiden ini. Meski belum mengantongi daftar final jumlah korban, namun Palang Merah memastikan tujuh anak di bawah umur juga meninggal dunia dalam insiden.
Sejauh ini penyebab tragedi belum diumumkan secara resmi. Namun Palang Merah mengatakan jumlah korban kemungkinan akan bertambah.
"Ada banyak orang di pintu masuk sehingga memicu terjadinya desak-desakan," kata Manajer Komunikasi Palang Merah, Antsa Mirado.
Diperkirakan sekitar 50 ribu penonton hendak datang untuk menghadiri acara pembukaan Indian Ocean Island Games.
Presiden Madagaskar Andry Rajoelina mengatakan insiden tragis ini terjadi karena ada yang saling mendorong, hingga menyebabkan banyak korban terluka dan meninggal di pintu masuk.
Rajoelina yang juga hadir di acara pembukaan, menyerukan aksi mengheningkan cipta selama satu menit.
Indian Ocean Island Games adalah kompetisi olahraga yang diadakan di Madagaskar hingga 3 September.
Pesta olahraga ini diadakan setiap empat tahun sekali di berbagai pulau di wilayah itu selama 40 tahun terakhir. Kompetisi ini sebelumnya diadakan di Mauritius.
Insiden kematian di stadion Madagaskar bukan kali pertama terjadi. Insiden serupa juga pernah terjadi di Stadion Barea pada tahun 2019.
Saat itu sekitar 16 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka, dalam konser yang diselenggarakan bertepatan dengan hari libur nasional di negara itu. Tiga anak termasuk di antara korban tewas.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 542 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 434 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 417 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 413 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik