Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 20 Juni 2026
Cak Imin Soal Tokoh Mundur dari Timnas AMIN: Ada Kesalahpahaman
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Calon wakil presiden nomor urut 1 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin buka suara soal mundurnya sejumlah tokoh dari Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN).
Ia menyebut mereka yang mundur awalnya masuk ke dalam daftar Timnas AMIN karena selama ini dianggap telah membantu dan membela pasangan tersebut. Namun, ketika dimasukkan ke dalam tim, ia mengatakan tokoh-tokoh itu ternyata menolak.
"Itu ada kesalahpahaman, selama ini membantu, membela AMIN, kemudian dikira-kira mau, ternyata beliau membantu, membantu aja, membela-membela aja, tapi tidak mau dalam tim sukses," kata Imin di Senayan, Jakarta, Minggu (26/11).
Ia membantah pihaknya mencatut nama-nama tokoh yang kemudian mengundurkan diri itu. Imin kembali berkata soal adanya kesalahpahaman.
"Kesalahpahaman, dikiranya menjadi tim mau," katanya.
Sebelumnya salah satu pihak yang disebut menjadi Anggota Dewan Pakar Timnas AMIN adalah Ridwan Dalimunthe. Belakangan, ia menyatakan tidak bersedia.
Ridwan menyebut dirinya masih menjadi bagian dari grup media besar yang harus bersikap netral di Pilpres 2024 mendatang.
Dua orang lain yang merasa keberatan dimasukkan kedalam Timnas AMIN yakni Pendiri lembaga survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia atau KedaiKOPI Hendri Satrio (Hensat) dan Ary Ginanjar, pendiri lembaga pembangunan karakter ESQ.
Co-Captain Timnas AMIN Sudirman Said juga sudah buka suara ihwal permintaan Komisaris Trans Digital Media Ridwan Dalimunthe yang ingin dikeluarkan dari anggota Dewan Pakar Timnas AMIN. Sudirman mengaku menghormati keputusan Ridwan yang ingin tetap independen di Pilpres 2024 dengan tidak tergabung ke dalam Timnas AMIN.
Tak hanya Ridwan, Sudirman juga menghormati setiap pihak yang tak ingin namanya dimasukkan ke dalam jajaran Timnas AMIN.
"Kita hormati Pak Ary Ginanjar, Pak Ridwan Dalimunthe kemudian Pak Hensat itu memang mereka memilih secara formal independen," kata Sudirman di Rumah Koalisi Perubahan, Jakarta Selatan, Rabu (22/11).
Kendati demikian, Sudirman membantah telah mencatut nama mereka untuk tergabung ke dalam Timnas AMIN. Ia mengaku telah berkomunikasi sebelum memutuskan menuliskan nama mereka di jajaran Timnas AMIN.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun