Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Pelabuhan Tanah Ampo Ditata Ulang, Siap Beroperasi 2026
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Setelah lama tidak terdengar kabarnya, Pelabuhan Tanah Ampo di Banjar Dinas Tanah Ampo, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, Karangasem, akhirnya akan ditata ulang. Pemerintah Kabupaten Karangasem menargetkan optimalisasi pelabuhan ini agar bisa mulai beroperasi pada Januari 2026.
Rencana ini mengemuka dalam rapat pembahasan perjanjian pinjam pelabuhan antara Pemkab Karangasem dan Kementerian Perhubungan (KSOP Padangbai) yang digelar belum lama ini di ruang rapat rumah jabatan Bupati Karangasem. Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, dan dihadiri oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Inspektorat Daerah (Irda), serta OPD terkait lainnya.
Hasil pertemuan tersebut menyepakati bahwa strategi pengoperasian Pelabuhan Tanah Ampo segera disusun agar pada awal 2026 pelabuhan bisa difungsikan secara optimal.
"Pelabuhan Tanah Ampo itu ibarat wanita cantik, aset berharga milik pemerintah ini harus kami manfaatkan dengan maksimal," ujar Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, Minggu (16/3/2025).
Pemkab Karangasem menegaskan komitmennya untuk mempercepat optimalisasi Pelabuhan Tanah Ampo. Pelabuhan ini dibangun dengan dana ratusan miliar dari Pemerintah Pusat, Pemprov Bali, dan Pemkab Karangasem, namun hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal.
Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, bersama Pandu Prapanca Lagosa, bertekad untuk menata ulang pelabuhan yang berada di Teluk Nampo tersebut. Wakil Bupati Pandu menegaskan bahwa OPD terkait harus bekerja sama dalam menyusun strategi agar pada 2026 penataan ulang dermaga bisa dimulai.
"Rapat kemarin baru tahap awal untuk belanja masalah yang terjadi di Pelabuhan Tanah Ampo. Ini juga bagian dari agenda 100 hari kerja kami. Sebagai langkah konkret, dalam rapat lanjutan nanti, kami lebih fokus pada strategi teknis dan skema kerja sama yang akan diterapkan dengan para pihak, yakni Kementerian Perhubungan, Pemprov Bali, dan kami Pemkab Karangasem," jelas Pandu.
Dalam pengoperasiannya nanti, Pemkab Karangasem mempertimbangkan opsi pengelolaan Pelabuhan Tanah Ampo melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Alternatif ini diharapkan dapat mempercepat revitalisasi sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi Karangasem.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan sektor swasta, Pelabuhan Tanah Ampo diharapkan dapat segera berfungsi optimal. Selain meningkatkan konektivitas maritim, pelabuhan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Karangasem.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4502 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2314 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1942 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1588 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun