Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 1 Oktober 2026
Ricuh Pemilihan Kelian Desa Adat Bugbug, 4 Orang Dilaporkan ke Polda Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemilihan Paruman atau rapat pengadegan Kelian Desa Adat Bugbug, Karangasem periode 2025–2030 berlangsung ricuh, pada Minggu 21 September 2025.
Sejumlah orang melakukan tindakan kerusuhan hingga dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali, pada Senin 21 September 2025.
Pelapor adalah I Nyoman PNA (58) selaku Kelian Desa Adat Bugbug yang jadi korban dalam peristiwa tersebut. Ada 4 orang terduga pelaku yang dilaporkan terkait dugaan penghasutan, provokasi di muka umum dan perusakan yang terkandung dalam Pasal 160 KUHP dan Pasal 170 KUHP.
Laporan ini dibenarkan Kabid Humas Polda Bali Kombespol Ariasandy SIK kepada awak media, pada Selasa 22 September 2025.
"Benar, laporan sudah kami terima. Proses selanjutnya akan ditindaklanjuti sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP),” ucapnya.
Perwira melati tiga dipundak ini menegaskan, dengan masuknya laporan tersebut Polda Bali akan mengumpulkan keterangan beberapa saksi terkait kericuhan yang menodai jalannya paruman adat tersebut. "Penyidik masih mendalaminya," ujarnya.
Pihaknya juga meminta kepada seluruh pihak untuk tidak melakukan tindakan memperkeruh suasana.
"Kami mengimbau seluruh pihak untuk tetap menahan diri dan menyerahkan penyelesaian masalah kepada proses hukum yang berlaku," tandasnya.
Sebagaimana diinformasikan, pemilihan Paruman atau rapat pengadegan Kelian Desa Adat Bugbug, Karangasem periode 2025–2030 berlangsung ricuh, pada Minggu 21 September 2025.
Dua kelompok pendukung petahana dan kelompok menolak incumbent sebagai Kelian Desa Adat Bugbug. Kerusuhan pun tak dapat dihindari. Puluhan warga yang mengikuti paruman marah hingga terjadi aksi saling dorong.
Mirisnya, setelah penetapan Kelian Desa Adat Bugbug, muncul sekelompok orang melakukan tindakan anarkis, mengancam, dengan cara memaksa masuk ke wantilan. Mereka merusak tempat pelaksanaan pengadegan.
Adapun barang-barang yang rusak meliputi meja, tempat rapat, banner, hingga sound system di sabotase.
Menyikapi kericuhan tersebut, Polres Karangasem mengerahkan ratusan personel dibantu personel Brimob Polda Bali dan TNI turun tangan. Hingga akhirnya situasi berangsur-angsur aman dan kondusif.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 138 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 120 Kali
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 93 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 71 Kali
Karyawan Toko di Sukawati Curi Rp73 Juta, Kabur ke Banyuwangi
Dibaca: 67 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar