Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
TikToker di Buleleng Viral Usai Diduga Lecehkan Pria Disabilitas Saat Live
BERITABALI.COM, BULELENG.
Media sosial dihebohkan dengan viralnya seorang TikToker bernama Ika Rizki Puspita Sari yang diduga melakukan tindakan tidak pantas terhadap seorang pria penyandang disabilitas intelektual saat siaran langsung di platform media sosial.
Perempuan berusia 30 tahun yang tinggal di wilayah Kecamatan Buleleng itu menjadi sorotan setelah video live streaming berdurasi 1 menit 31 detik tersebar luas di media sosial.
Dalam tayangan tersebut, korban yang berasal dari Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, tampak diajak berinteraksi secara langsung dalam siaran live bersama sejumlah pengguna media sosial lainnya.
Di dalam siaran itu, Puspita diduga meminta korban melakukan tindakan mengarah pada pornografi. Korban sempat menolak karena merasa malu, namun terus dibujuk oleh pelaku.
"Cepat bangun nae, kamu ga sayang sama aku. Berdiri, liatin burungmu," pinta Puspita dalam live tersebut.
Video tersebut kemudian memicu reaksi publik hingga mendapat perhatian dari pengamat sosial asal Buleleng, Ary Ulangun.
Saat dikonfirmasi pada Selasa (12/5/2026), Ary mengaku telah bertemu langsung dengan Puspita di kediamannya di Jalan Pulau Bali, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng.
Menurut Ary, pertemuan itu dilakukan atas permintaan keluarga korban yang merasa dirugikan akibat konten siaran langsung tersebut.
“Pengakuan Puspita ini, dia lagi banyak masalah. Pas live, dia khilaf dan tidak sengaja membuli korban. Saya sangat prihatin dengan konten-konten seperti ini. Korban itu mengalami keterbelakangan mental dan dibuli seperti ini," kata Ary.
Ary menjelaskan, keluarga korban meminta agar Puspita datang langsung ke Sading untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada keluarga korban.
"Dia (Puspita) dikasih dua pilihan. Mau dibawa ke jalur hukum, atau datang ke Sading untuk minta maaf. Puspita memilih untuk datang ke Sading," jelas Ary.
Ia juga mengingatkan para kreator konten agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak membuat konten yang merendahkan orang lain demi mengejar popularitas atau jumlah penonton.
"Jangan hanya biat cepat viral dan menaikan viwers, bikin konten-konten seperti ini. Tolong bijak, jangan tampilkan hal-hal yang mengarah pada pornografi, atau berbau cabul. Jangan menganggap koten seperti ini bercanda atau lucu-lucuan. Pilah mana konten yang layak untuk dipertontonkan," terangnya.
Sementara itu, Puspita menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan keluarga korban atas tindakan yang dilakukannya saat siaran langsung berlangsung.
"Beribu-ribu minta maaf. Saya tidak akan mengulangi kesalahan lagi. Pas live, saya tidak sengaja membuli orang itu. Baru pertama kali saya live begitu. Biasanya kalau live sama teman-teman, hanya canda tawa. Saya menyesal," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1977 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun