Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pondok Umapadi, Kuliner Klasik Bernuansa Desa di Tembuku Bangli

Senin, 15 Desember 2025, 15:13 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pondok Umapadi, Kuliner Klasik Bernuansa Desa di Tembuku Bangli.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Sebuah tempat makan unik dan klasik hadir di Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli. Dengan suasana pedesaan yang alami dan asri, Pondok Umapadi menjadi pilihan untuk melepas penat setelah disibukkan berbagai aktivitas keseharian.

Pemilik Pondok Umapadi, Desak Ariani, mengatakan tempat ini awalnya merupakan rumah kosong milik almarhum kakeknya. Rumah tersebut kemudian disulap menjadi tempat makan yang menyajikan beragam menu tradisional dengan tetap mempertahankan bangunan tempo dulu yang sederhana, asri, dan menyatu dengan alam sekitar.

Awal mula Pondok Umapadi dikenal publik berangkat dari unggahan keseharian Desak Ariani di media sosial. Aktivitas sederhana seperti memberi makan ayam, memasak, hingga membersihkan rumah menarik perhatian warganet. Respons positif terus berdatangan hingga banyak yang ingin berkunjung langsung.

Dari situ, Desak Ariani memutuskan membuka Pondok Umapadi sebagai tempat makan klasik dengan sajian menu tradisional Bali. Beberapa menu andalan di antaranya laklak Umapadi yang terbuat dari campuran santan dan daun suji alami, nasi sela lengkap dengan pindang, sambal kecombrang, serta sayur urap.

Selain itu, tersedia pula menu lain seperti tipat cantok, tipat kare ayam, pisang goreng, dan aneka hidangan tradisional lainnya. Harga yang ditawarkan pun terjangkau, mulai dari Rp3.000 hingga Rp15.000. Menariknya, sebagian besar bahan makanan dipetik langsung dari kebun di belakang rumah.

Dengan suasana pedesaan yang masih kental dan menu tradisional yang disajikan, pengunjung mendapatkan pengalaman bersantap yang berbeda. Salah seorang pengunjung asal Denpasar, Titin, mengaku senang bisa berkunjung karena suasana tempo dulu di Pondok Umapadi mengingatkannya pada masa lampau dan mampu meredakan kepenatan.

Selain menikmati kuliner, pengunjung juga dapat memetik buah langsung dari kebun, seperti salak gula pasir, durian, pepaya, dan manggis. Pondok Umapadi buka setiap hari Sabtu dan Minggu.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami