Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jelang Nyepi-Idulfitri, Harga Telur Ayam di Bangli Naik

Selasa, 10 Maret 2026, 19:13 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Jelang Nyepi-Idulfitri, Harga Telur Ayam di Bangli Naik.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026, harga sejumlah kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan, termasuk harga telur ayam di Kabupaten Bangli. Kenaikan harga telur tercatat sekitar Rp1.000 per tray dan diperkirakan masih berpotensi meningkat menjelang hari raya.

Salah satu peternak ayam petelur, I Wayan Suparta, mengatakan kenaikan harga telur sudah terjadi sejak sekitar sepekan terakhir.

Peternak asal Desa Pengiangan, Kecamatan Susut tersebut menjelaskan kenaikan harga terjadi pada berbagai ukuran telur.

”Hasil produksi telur kami baru sebatas untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal,” ujar Suparta, Selasa (10/3).

Ia menjelaskan, untuk telur ukuran besar (TB) yang sebelumnya dijual Rp50 ribu per tray kini naik menjadi Rp51 ribu per tray. Kenaikan harga juga terjadi pada telur ukuran tanggung.

Suparta menilai kenaikan harga telur kemungkinan dipicu meningkatnya permintaan menjelang bulan puasa. ”Tidak menutup kemungkinan jelang idulfitri harga telur bisa naik lagi," sebut Suparta yang mengaku sudah menggeluti usaha peternakan ayam petelur sejak 13 tahun lalu.Dengan populasi sekitar 10 ribu ekor ayam petelur, ia mengaku mampu memproduksi sedikitnya 8.000 butir telur setiap hari.

“Jika dihitung bisa hasilkan telur sebanyak 266 tray per hari,” hitungannya.

Terkait biaya produksi, Suparta mengatakan harga pakan ternak hingga kini masih relatif stabil. Harga jagung berada di kisaran Rp6.000 per kilogram, konsentrat Rp8.000 per kilogram, serta dedak sekitar Rp4.500 per kilogram.

Dengan populasi ayam mencapai 10 ribu ekor, biaya pakan yang harus dikeluarkan setiap hari mencapai sekitar Rp8 juta.

“Astungkara dengan harga telur seperti saat ini kami selaku peternak bisa bernafas lega,” ungkap Suparta.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami