Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Libur Lebaran, Program MBG di Sekolah Denpasar Dihentikan Sementara

Senin, 16 Maret 2026, 18:43 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Libur Lebaran, Program MBG di Sekolah Denpasar Dihentikan Sementara.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah di Kota Denpasar dihentikan sementara selama masa libur panjang Idulfitri 2026.

Libur sekolah berlangsung mulai 18 hingga 27 Maret 2026, sehingga pembagian MBG juga ikut diliburkan sementara hingga akhir bulan.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, AA Gede Wiratama menyebutkan program MBG diliburkan mulai 18 hingga 30 Maret 2026. Penyaluran terakhir program tersebut dilaksanakan pada Senin, 16 Maret 2026.

"Penyalurannya dirapel untuk tiga hari, Sabtu kemarin, Senin dan Selasa besok diberikan 16 Maret," ungkapnya.

Ia menjelaskan, jenis makanan yang diberikan pada pembagian terakhir berupa makanan kering. Setelah masa libur berakhir, program MBG akan kembali berjalan normal seperti sebelumnya.

Selain itu, terkait perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Disdikpora Denpasar juga telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 800/426/Disdikpora yang ditujukan kepada seluruh kepala satuan pendidikan, mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP hingga SKB/PKBM di seluruh Kota Denpasar.

Surat edaran tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bersama tiga menteri yang bertujuan memberikan ruang bagi siswa menjalankan ibadah selama bulan suci Ramadhan.

"Siswa mendapat libur selama dua pekan, yakni pada 16-20 Maret dan berlanjut pada 23-27 Maret 2026, seluruh aktivitas pendidikan akan normal kembali pada 30 Maret 2026," bebernya.

Selama masa libur, pihak Disdikpora juga mengingatkan seluruh kepala sekolah untuk tetap menjaga keamanan aset sekolah, seperti laboratorium dan perangkat teknologi informasi melalui sistem piket.

Selain itu, sekolah juga diminta menyediakan kanal pelaporan bagi orang tua apabila terjadi kendala terkait keselamatan siswa selama masa libur.

"Kami ingin memastikan bahwa meskipun ada penyesuaian jadwal, kualitas pembelajaran tetap terjaga dan hak-hak perlindungan anak tetap menjadi prioritas utama," demikian Wiratama.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/maw



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami